PALU – Anggota Komisi X DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sulteng, Sakinah Aljufri menyerahkan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) Tahun 2019 kepada tujuh mahasiswa Universitas Tadulako (Untad), Jumat (07/02).

Tujuh penerima PPA itu adalah Muhammad Hasan Novel dari Fakultas Ekonomi, Moh. Sahril, Abdul Rahman, Nilma, Arfan, Chaerul Umawan, dan Gunardi Prayoga, masing-masing dari Jurusan Bahasa Inggris, FKIP.

“Alhamdulillah saya ada di Komisi X akan berusaha semaksimal mungkin mencari apakah masih ada program beasiswa yang bisa kita dapatkan. Tentunya untuk 2020 itu sudah habis karena sudah ada jatah belumnya. Jadi kita bisa dapat di 2021, itu jatah di setiap anggota di Komisi X. Saya dekati PKS mungkin masih ada sisa-sisa, Alhamdulillah saya dapat tujuh,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, sesaat sebelum menyerahkan beasiswa secara simbolis, di ruang kerja Rektor Untad.

Menurutnya, hal itu merupakan langkah awal sebagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi di Sulteng. Ke depan, kata dia, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin membuka langkah yang lebih besar.

“Saat ini Sulawesi Tengah punya tujuh wakil yang bisa dimanfaatkan, baik dari sisi pendidikan serta sarana dan prasarana yang Insya Allah kita akan kembangkan ke depan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Rektor Untad, Prof. Mahfudz menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Sakinah merupakan bukti bahwa ia memiliki kepedulian terhadap putra-putri di Sulteng.

“Karena Ibu Sakinah ada di Komisi X, tentu sangat memiliki akses untuk memperhatikan dunia pendidikan di Sulteng, khususnya di Untad. Barangkali ibu sudah dengar juga dinamika yang ada di kampus kami ini sangat tinggi, karena terkait dengan kemampuan anak-anak kita. semangatnya ingin kuliah tetapi kadangkala terkendala dengan kemampuan membiayai dirinya,” katanya.

Ia berharap agar pada saat pembahasan anggaran, bisa memperhatikan Universitas Tadulako.

“Karena tidak ada lagi istilah bidikmisi, kini dirubah menjadi Kartu Indonesia Pintar (KIP)  kuliah,” terangnya. (YAMIN)