Sah, Tombolotutu Pahlawan Nasional, Rahmawati : Ini Kebanggaan untuk Masyarakat Sulteng

oleh -
Ketua DPW PKB Sulteng, Rahmawati M. Noer

PALU – Jajaran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyambut gembira atas pengesahan pemberian gelar pahlawan Nasional kepada Raja Tombolotutu.

“Alhamdulillah, bukan hanya menyambut baik, tapi kami dari PKB sangat gembira atas gelar ini. Tentunya ini menjadi kebanggaan untuk kita semua secara umum masyarakat Sulteng,” ucap Ketua DPW PKB Sulteng, Rahmawati M. Noer, di Palu, Kamis (28/10).

Menurut Rahma, gelar Pahlwan Nasional bagi Raja Tombolotutu merupakan bentuk penghargaan negara kepada tokoh-tokoh di daerah, yang berkontribusi dalam berjuang melawan para penjajah.

Kata Politisi asal Kabupaten Parigi Moutong ini, Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemanan (Menko Polhukam), sekaligus Dewan Kehormatan Gelar, Mahfud MD  memberikan gelar kepada empat tokoh dari empat provinsi. Pemberian gelar pahlawan nasional ini berdasarkan keputusan Presiden Joko Widodo.  

Penghargaan diberikan kepada empat pejuang yang menginspirasi untuk membangun pembangunan Indonesia yang merdeka, berdaulat dan atau ikut ikut berjuang untuk memajukan Indonesia. Sehingga kemerdekaan itu lebih bermakna bagi bangsa dan negara.

Dikutip dari media.alkhairaat.id dari Sindonews, gelar pahlawan nasional akan diserahkan secara resmi kepada keluarga para Almarhum di Istana Bogor.

“Kalau tidak berubah, persis pada hari Pahlawan 10 November dilakukan penyerahan,” ucap Mahfud MD, di Aula Kemenko Polhukam, di Jakarta, Kamis (28/10).

Berdasarkan keputusan presiden RI Nomor 109/TK/2021 tentang penganugerahan gelar pahlawan nasional. Keempatnya sebagai berikut:

1. Almarhum Tombolotutu Tokoh dari Provinsi Sulteng

2. Almarhum Sultan Aji Muhammad Idris Tokoh dari Provinsi Kaltim

3. Almarhum Haji Usmar Ismail Tokoh dari Provinsi DKI Jakarta

4. Almarhum Raden Arya Wangsakara Tokoh dari Provinsi Banten. (YAMIN)