Rusdy Mastura Terima Penghargaan dari LPSK

oleh -224 Kali Dilihat
Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura mendapatkan penghargaan Garuda Pelindung Awards dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Penghargaan tertinggi dari LPSK itu diberikan berkat sepak terjang Rusdy saat menjabat Wali Kota Palu periode 2005–2010 dan 2010–2015. Penghargaan akan diberikan pada malam perayaan Hari Ulang Tahun LPSK ke-13, besok Selasa (31/8).

Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura mengatakan, penghargaan yang diterimanya tentunya bukan atas nama pribadi, namun penghargaan ini milik semua pihak yang telah membantu dan terus bekerja untuk pemulihan korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Palu, Sulteng.

Dirinya juga mempersembahkan penghargaan ini untuk masyarakat Sulawesi Tengah khususnya warga Palu.

“Semoga ini bisa simbol kebanggaan kita bersama,” ujar Rusdy Mastura yang akrab disapa Cudi ini saat dimintai keterangan.

Lebih lanjut Cudi mengatakan, penghargaan ini akan menjadi modal semangat bagi dirinya beserta jajaran untuk menjalankan roda pemerintahan di Sulteng, pada masa yang akan datang.

“Kami siap bersinergi dengan LPSK untuk melakukan program pemulihan bagi korban tindak pidana, bukan hanya korban pelanggaran HAM yang berat. Namun juga yang lainnya seperti korban terorisme, kekerasan seksual dan lainnya,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menilai inisiatif lokal yang diciptakan dalam upaya pemulihan korban pelanggaran HAM yang berat masa lalu patut diganjar sebuah penghargaan.

“Sikapnya yang berani dengan meminta maaf kepada korban pelanggaran HAM yang berat di Palu, membuat nama mantan wali kota ini menjadi perbincangan hangat di Indonesia bahkan dunia,” ucap Hasto pada saat memberikan penghargaan.

Hasto menambahkan untuk pertama kalinya kepala daerah dengan ksatria meminta maaf sehubungan kasus yang peka itu.

Rusdy berani mengambil tindakan yang tidak populer untuk memutus lingkaran kebencian, dan melepas beban sejarah masa lalu. Lebih dari itu, Wali Kota Palu dua periode tersebut juga berhasil membuat Kota Palu menjadi Kota Sadar HAM.

Reporter: IRMA
Editor: NANANG