Rusdy Mastura Kecewa Bantuan DKI Jakarta Hanya Difokuskan untuk Jalan 

oleh
Debat Publik Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah, disiarkan di TV swasta nasional, INews, Sabtu (31/10).

PALU- Rusdy Mastura calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor urut 2, menyatakan kekecewaannya, terhadap bantuan DKI Jakarta untuk bencana gempa tsunami dan likuifaksi sebesar Rp 60 Miliar, hanya difokuskan untuk jalan.

Kekecawaan itu terungkap saat debat publik terbuka yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum(KPU) Provinsi Sulteng, Sabtu malam (31/10).

Rusdy Mastura mengatakan, seyogyanya dana bantuan DKI pada dua tahun lalu jangan difokuskan hanya untuk jalan, akan tetapi seharusnya pemerintah mengutamakan pembangunan rumah warga yang terkena dampak bencana.

“Kasihan saya melihat kondisi warga yang terkena dampak musibah masih banyak yang tinggal di tenda-tenda pengungsian. Masih banyak yang belum mendapatkan Huntap.

“Pemerintah mungkin belum pernah merasakan bagaimana rasanya tinggal di tenda pengungsian, jadi tidak menjadi prioritas .

“Kalau saya ini sudah saya rasakan suka duka tinggal di tenda pengungsian itu yang panas, berdebu. Saya satu bulan tinggal di tenda pengungsian bersama warga, jadi saya tahu bagaimana suka dukanya,” ungkap pria yang akrab disapa Cudy ini.

Menurut Rusdy Mastura, ini yang menjadi persoalan besar di mana dana bantuan bencana bulan Desember 2020 mendatang sudah final, sesuai dengan peraturan Inpres nomor 10.

“Kalian berdua ini (Hidayat Lamakarate dan Bartolomeus) saya anggap paham dengan masalah bencana, karena sebelum mencalonkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, mempunyai peranan penting di pemerintahan, khususnya dalam masalah dana bantuan itu. Kalian berdua jelaskan, karena ini masalah kemanusiaan itu penting,” tegas Rusdy Mastura.

Calon Gubernur Sulteng nomor urut 1 Hidayat Lamakarate mengatakan, saat ini proses pembangunan Huntap dan penyaluran dana stimulan tengah berjalan sesuai mekanismenya .

Dalam penyaluran memang mengalami gangguan dan kendala, misalnya saat proses diperhadapkan dengan bencana penyebaran Covid-19. Tapi masyarakat tidak perlu resah, karena saat ini proses tengah berjalan.

“Bukan tidak diperhatikan. Semua masih dalam proses huntap maupun stimulan, dan saya ingatkan saya di sini hadir sebagai calon gubernur Sulteng bukan sebagai Sekdaprov lagi,” tegasnya.

Kontributor: Irma
Editor: Nanang

Donasi Bencana Sulbar