PALU – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber) “Sulteng Nambaso” yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di sepanjang Jalan Samratulangi, Kota Palu, Jumat (6/3/2026). Puluhan ribu warga hadir memadati lokasi sejak sore hari untuk mengikuti kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat tersebut.

Dalam kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan lebih dari 20 ribu paket makanan berbuka puasa bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak menjelang waktu berbuka, ketika ribuan orang mulai berdatangan hingga memenuhi sepanjang ruas Jalan Samratulangi.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, mantan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan Rusdy Mastura, Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf bin Muhammad Aljufri, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi, serta Pangdam Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bersama jajaran Forkopimda dan pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat melalui kegiatan silaturahmi seperti buka puasa bersama.

“Tidak ada persatuan tanpa silaturahmi. Dengan silaturahmi yang terus terjalin, maka akan tercipta persatuan dan kesatuan yang kuat untuk membangun Sulawesi Tengah,” ujar Gubernur.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung visi “Sulteng Nambaso”, yang selaras dengan target pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Pada kesempatan itu, Gubernur turut memberikan pesan khusus kepada para pelajar yang hadir agar mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu melanjutkan pembangunan di masa mendatang.

Menurutnya, generasi yang siap menghadapi tantangan tahun 2045 harus memiliki tiga karakter utama, yakni kekuatan moral atau akhlak, kecerdasan intelektual, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

“Akhlak adalah yang paling utama. Kepintaran tanpa akhlak tidak akan membawa seseorang bertahan dalam persaingan kehidupan yang semakin tajam,” jelasnya.

Selain pembentukan karakter, peningkatan kualitas pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus menghadirkan berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu program yang dijalankan adalah Berani Cerdas, yang memberikan kesempatan kuliah gratis bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas generasi muda menuju Sulteng Emas 2045.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sekitar 5.700 siswa-siswi SMA dan SMK dari berbagai sekolah di Kota Palu juga mengikuti sosialisasi bahaya narkoba yang dilaksanakan bersama Polda Sulawesi Tengah. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus langkah pencegahan terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan Bukber “Sulteng Nambaso” ini, pemerintah berharap semangat kebersamaan yang terbangun di bulan Ramadan dapat terus terjaga sekaligus memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan Sulawesi Tengah.