PALU – Rektor Universitas Alkhairaat (UNISA), Dr. Muhammad Yasin, menerima kunjungan Kepala Bidang Pelayanan Hukum Umum (AHU) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Sulteng), Ili Rusliadi, di ruang kerjanya, Jumat (17/4).
Kunjungan tersebut turut dihadiri Analis Hukum Muda Indra DS Gommo beserta staf. Sementara itu, Rektor didampingi Kepala Biro Humas Ridwan Laki dan Sekretaris LPPM Nanang Qosim.
Dalam pertemuan tersebut, Ili Rusliadi memperkenalkan layanan Apostille dan Legalisasi sebagai bagian dari inovasi layanan administrasi di era digital. Layanan ini dinilai memudahkan masyarakat, khususnya yang akan bepergian ke luar negeri, dalam proses pengesahan dokumen.
“Dengan layanan Apostille, masyarakat tidak perlu lagi membawa banyak dokumen untuk dilegalisasi. Namun, hal ini juga bergantung pada negara tujuan, karena ada negara yang masih mensyaratkan legalisasi,” ujar Ili.
Indra DS Gommo menambahkan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi serta sosialisasi layanan Apostille dan Legalisasi kepada masyarakat, termasuk kalangan perguruan tinggi.
Ia menjelaskan, layanan Apostille bertujuan mempermudah pengesahan dokumen publik agar dapat diakui secara internasional, terutama untuk mendukung kebutuhan akademik seperti studi lanjut, pertukaran pelajar, dan kerja sama luar negeri.
Dalam kesempatan itu, kedua pihak juga membahas pentingnya pemahaman terkait layanan Apostille di lingkungan kampus serta peluang sinergi untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi akademik berstandar internasional.
Rektor UNISA, Dr. Muhammad Yasin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap adanya kerja sama berkelanjutan antara kedua pihak.
“Teman-teman dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah dapat memanfaatkan program praktisi mengajar sebagai bagian dari sosialisasi kepada mahasiswa dan dosen,” kata Yasin.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas layanan serta memperluas jejaring Universitas Alkhairaat di tingkat nasional maupun internasional.

