PALU – Kepala Biro Adm Pembangunan Sulawesi Tengah, Abdul Raaf Malik melaporkan realisasi Keuangan Sulawesi Tengah, untuk update realisasi keuangan sampai dengan 17 Mei 2023 adalah sebesar Rp. 1.093.978.290.290 atau 21,11 persen.
“Realisasi ini terdiri dari : realisasi Belanja Operasi sebesar Rp. 815.961.963.531 atau 22,37 persen, realisasi Belanja Modal sebesar Rp. 87.080.920.954 atau 10,19 persen, realisasi Belanja Tidak Terduga tidak bertambah atau masih sama dengan realisasi bulan April sebesar 0,32 persen, realisasi Belanja Transfer sebesar Rp.190.903.420.005 atau 28,44 persen,” ujar Kepala Biro Adm Pembangunan Abdul Raaf Malik, dalam Rapat Pimpinan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Rapim Tepra), di ruangan Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, pada Jum’at (19/5).
Sebelumnya di tanggal 30 April 2023 realisasinya sebesar Rp 771.079.348.205 atau 14,88 persen. Sementara target keuangan sebesar 17 persen, sehingga terdapat deviasi negatif sebesar 2,12 persen.
Sementara, realisasi Belanja Operasi sebesar Rp. 691.208.982.245 atau 18,95 persen, realisasi Belanja Modal sebesar Rp. 79.838.380.160 atau 9,35 persen, realisasi Belanja Tidak Terduga sebesar Rp.31.985.800 atau 0,32 persen dan Belanja Transfer belum ada yang terealisasi atau masih 0 persen.
Selain itu, laporan monitoring data paket seleksi, tender dan tender cepat pada Aplikasi Sirup & LPSE pertanggal 3 Mei 2023, meliputi : total paket lelang yang masuk pada Sirup sebanyak 340 paket dengan total nilai sebesar Rp.1.527.021.131.472, total paket lelang yang masuk pada LPSE sebanyak 53 paket dengan total nilai sebesar Rp. 826.161.420.404, total paket lelang yang terkoreksi sebanyak 27 paket dengan total nilai sebesar Rp. 332.175.499.278.
Atas laporan tersebut di atas, Wagub Sulteng Ma’mun Amir mengapresiasi perangkat daerah, dan dia menekankan agar perangkat daerah bekerja maksimal dan merealisasikan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan, sebagaimana komitmen perjanjian kinerja.
Menurutnya, apabila serapan anggaran bagus maka inflasi bisa ditekan serta pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.
“Tujuan rapat ini untuk mencari solusi atas kendala yang dihadapi para pimpinan OPD,” katanya.
Dia pun menginstruksikan OPD untuk segera merealisasikan kegiatan belanja modal, dana hibah dan belanja bantuan sosial.
Reporter: Irma
Editor: Nanang

