PALU – Realisasi investasi daerah di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Tahun 2025 mencapai Rp127 Triliun.

Capaian tersebut menempatkan Sulawesi Tengah pada posisi kelima nasional sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi.

“Sulteng masuk lima besar dan tertinggi di luar Pulau Jawa,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulteng, Moh Rifani Pakamundi, Kamis (22/1).

Selain itu, kata dia, Sulteng juga menempati posisi pertama realisasi investasi hilirisasi nasional sebesar Rp110 triliun.

Menurutnya dari total capaian realisasi investasi di 2025, Penanaman Modal Asing (PMA) yang berkontribusi besar, mencapai Rp119 triliun.

“Sedangkan di sektor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) juga turut berkontribusi dengan nilai Rp7,9 triliun,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada, daerah di Sulteng menjadi sasaran investasi tertinggi yaitu Kabupaten Morowali dengan jumlah investasi mencapai Rp110,5 triliun, disusul Morowali Utara sebesar Rp9,7 triliun.

Berikutnya, Kabupaten Banggai dengan nilai Rp3 triliun, Kota Palu sebesar Rp1,9 triliun dan Kabupaten Donggala Rp886 miliar.

“Capaian investasi tersebut terealisasi oleh beberapa sektor, seperti sektor industri logam dasar senilai Rp92,2 triliun, sektor pertambangan Rp11,1 triliun, dan yang terakhir yakni sektor industri kimia dan farmasi Rp10,3 triliun,” tutup Rifani.