DONGGALA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Donggala mencatat realisasi investasi dari Januari–Desember 2025 sebesar Rp888,373 miliar lebih.
Oleh DPMPTSP, capaian ini menegaskan bahwa peran investasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Donggala semakin menguat.
Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Donggala, Mursidin H Yusuf, menerangkan, kontribusi listrik, gas, dan air menjadi sektor usaha terbesar di Donggala dengan nilai Rp693 miliar lebih.
Selanjutnya, menyusul sektor pertambangan sebesar Rp136 miliar lebih, perdagangan Rp20 miliar lebih, aktivitas pergudangan Rp9 miliar lebih, jasa angkutan Rp8 miliar lebih, pertanian dan perkebunan Rp6 miliar lebih.
Selain itu, sektor usaha perikanan Rp3 miliar lebih, real estate Rp4 miliar lebih, kontruksi Rp2 miliar lebih, dan beberapa sektor lainnya.
“Meski belum mencapai target investasi tahun 2025, namun realisasi ini naik dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp500 miliar lebih,” katanya, Rabu (28/01).
Dilihat dari lokasi investasi, Kecamatan Sindue menempati peringkat pertama dengan sektor usaha gas di Desa Dalaka, dan listrik (PLTU) di Desa Lero Tatari.
“Tahun 2026 ini Pemkab Donggala akan terus mendorong pemerataan investasi di berbagai sektor strategis.,” pungkasnya.
Mursidin menambahkan, secara kumulatif, realisasi investasi Januari–Desember 2025 mampu menyerap 886 ribu lebih tenaga kerja, mencerminkan kontribusi nyata terhadap perekonomian di Kabupaten Donggala.

