PALU – Kegiatan Rauhah dalam rangka Haul Akbar ke-58 Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua akan mengkaji dua kitab klasik Islam, yakni Kitab Manhaj Sawi dan Kitab Riyadus Shalihin.

Penanggung jawab pelaksana Rauhah, Habib Ali bin Hasan Aljufri, mengatakan kegiatan Rauhah akan dibuka oleh Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Aljufri, dan dilaksanakan pada 31 Maret 2026 di Masjid Alkhairaat Palu setelah salat Ashar berjamaah.

“Pelaksanaan Rauhah akan dimulai setelah salat Ashar berjamaah yang dipusatkan di Masjid Alkhairaat, dan akan dibuka oleh Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Aljufri,” kata Habib Ali bin Hasan Aljufri melalui pesan di grup WhatsApp panitia.

Habib Ali yang juga pimpinan Pondok Pesantren Alkhairaat Modern Madinatul Ilmi Dolo menjelaskan, dua kitab yang menjadi rujukan dalam kajian Rauhah tahun ini adalah Kitab Manhaj Sawi dan Kitab Riyadus Shalihin.

Menurutnya, Rauhah merupakan majelis ilmu yang menjadi bagian penting dalam rangkaian Haul Guru Tua. Dalam kegiatan tersebut biasanya dilakukan pembacaan dan pengkajian kitab-kitab klasik sebagai upaya menghidupkan tradisi keilmuan Islam yang diwariskan para ulama.

Kitab Manhajus Sawi adalah karya dari Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Sumait yang menguraikan dasar-dasar, akhlak, dan suluk thariqah Sadah Ba’alawi secara komprehensif. Kitab ini menjabarkan lima pilar utama jalan (manhaj) Alawiyyin: ilmu, amal, wara, ikhlas, dan takut kepada Allah. 

Sementara itu, Kitab Riyadus Shalihin merupakan karya ulama besar Imam Nawawi yang berisi kumpulan hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan akhlak, ibadah, serta tuntunan kehidupan sehari-hari bagi umat Islam.

Kitab tersebut dikenal luas di dunia Islam karena memuat hadis-hadis pilihan yang menjadi pedoman dalam membangun akhlak, memperkuat keimanan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Habib Ali berharap kegiatan Rauhah dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat serta menjadi bagian penting dalam menyemarakkan Haul Akbar Guru Tua ke-58.

Haul Akbar Guru Tua sendiri akan diperingati pada 12 Syawal 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 1 April 2026 di Kota Palu.