MOROWALI – CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di Sambalagi, Morowali, Sulawesi Tengah, bersama mitra strategisnya, GEM, belum lama ini.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
Dalam peninjauan tersebut, Bernardus memastikan bahwa sejumlah area kritikal proyek menunjukkan perkembangan yang positif. Mulai dari pembangunan fasilitas pendukung seperti dormitori hingga area utama pengembangan, termasuk acid plant dan sistem pengelolaan tailing, dinilai berjalan sesuai rencana.
Bernardus menyampaikan bahwa progres yang dicapai saat ini memberikan keyakinan kuat terhadap keberhasilan proyek. Ia menilai kesiapan proyek yang semakin matang, disertai pengelolaan risiko yang baik, menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
“Saya melihat langsung progres di lapangan sangat menggembirakan. Elemen-elemen kritikal sudah terpenuhi, sehingga kami optimistis proyek HPAL di Sambalagi dapat diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam setiap tahapan proyek, baik selama proses konstruksi maupun saat memasuki masa operasi. Pengelolaan risiko, menurutnya, harus terus menjadi prioritas untuk memastikan hasil yang optimal.

