PALU- Dalam bulan suci Ramadan 1447 Hijiriah, PT Citra Palu Minerals (CPM) bekerjasama dengan Pemerintah Kota melalui Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Kota Palu menggelar pasar murah.
Maksud dari pasar murah ini, untuk menjamin ketersediaan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat, di delapan titik tersebar di seluruh kecamatan di Kota Palu.
Pasar murah kali ini dipusatkan di pasar Talise Valangguni, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu,Selasa.
Salah satu Tim PPM CSR PT CPM, Moh Riski Sultan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah dalam mendukung stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.
“Kami sudah melangsungkan di beberapa titik dan sekarang di Pasar Talise Valangguni ,” ujar Riski.
Dia menjelaskan, dukungan CPM dalam kegiatan tersebut diantaranya berupa penyediaan subsidi beras. Total beras didistribusikan melalui pasar murah sebanyak 4.000 karung, dengan alokasi sekitar 500 karung di setiap titik.
Setiap karung beras dijual dengan harga Rp25 ribu, jauh di bawah harga normal mencapai Rp 75 ribu per karung.
“Sejak awal Ramadan hingga saat ini, kegiatan pasar murah telah dilaksanakan di tiga titik, sementara jadwal berikutnya disesuaikan dengan koordinasi bersama dinas terkait,” ujarnya.
Kepala Bidang ( Kabid) Perdagangan, Disperindag,Kota Palu Andriani menjelaskan, kegiatan pasar murah hasil kerjasama PT CPM, Perum Bulog, Bank Indonesia, serta sejumlah distributor dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sekitar 20 distributor dilibatkan menyediakan komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, hingga gas 3 kilogram.
” Pasar murah ini menyasar delapan kecamatan di Kota Palu dengan sistem bergilir,” katanya.
Ia mengatakan,untuk komoditas bersubsidi, penerima manfaat dikhususkan bagi warga Kota Palu memiliki kartu Program Keluarga Harapan (PKH) atau terdaftar dalam data kesejahteraan sosial pemerintah.
” Khusus penyaluran PKH, pada tahap ini diprioritaskan bagi warga kecamatan Mantikulore sesuai jadwal pembagian per kecamatan, sementara bahan kebutuhan pokok dengan harga promosi dapat dibeli oleh masyarakat umum,” bebernya.
Lebih lanjut kata dia, pemerintah Kota Palu mengakui keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam menjangkau seluruh masyarakat.Oleh karena itu, evaluasi dilakukan melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi dengan pihak swasta, termasuk PT CPM dan mitra lainnya, agar jumlah dan jenis barang bersubsidi dapat ditingkatkan pada pelaksanaan berikutnya.
“Adapun teknis penyaluran subsidi dilakukan dengan sistem antre. Warga penerima manfaat memiliki kartu PKH membeli langsung di stan telah ditentukan. Setiap orang dibatasi untuk membeli satu jenis barang bersubsidi,” ujarnya.
Ia merinci beberapa komoditas mendapat subsidi antara lain: Beras; harga pasar Rp75.000 per 5 kilogram, disubsidi Rp25.000 sehingga ditebus Rp50.000. Telur; harga pasar Rp65.000 per rak, disubsidi Rp15.000 sehingga menjadi Rp50.000. Gula pasir; dari harga Rp12.500 menjadi Rp11.000 per kilogram setelah subsidi.
Warga Talise Valangguni, Minarsih mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah, apalagi harga diberikan sangat dijangkau.
“Kebutuhan kami terpenuhi selama Ramadan dan hari raya nanti,” katanya.

