DONGGALA – Kepolisian Resor (Polres) Donggala melakukan patroli skala besar pasca konflik berdarah antara petani dan pihak perusahaan sawit Lestari Tani Teladan (LTT) di Desa Towiora, Kecamatan Rio Pakava.
Patroli ini melibatkan personil BKO Dit Samapta Polda Sulawesi Tengah, Pleton gabungan Polres Donggala, dan Polsek Rio Pakava.
Kapolres Donggala, AKBP Angga Dewanto Basari, menyampaikan kepada personel di lapangan untuk melakukan langkah-langkah prefentif berdialog dengan tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah desa dan masyarakat.
“Lakukan monitoring secara intensif terhadap pergerakan kedua belah pihak guna mengantisipasi konflik lanjutan,” ujarnya dihubungi, Senin (9/2).
Sementara Kapolsek Rio Pakava, Iptu Afif Ali menerangkan, kondisi saat ini di lokasi konflik aman terkendali.
Meskipun demikian, kata Afif, masih terdapat potensi perkembangan Karena adanya korban luka dari kedua belah pihak. Para korban itu kini dalam perawatan di rumah sakit karena alami luka serius.
“Satu korban dari petani kini dirawat di RS Undata Palu, sementara dua korban luka dari pihak LTT dirawat di RS Pasangkayu,” ungkap Afif. ***

