PALU – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sulteng menggelar doa untuk keselamatan bangsa, Ahad (31/08) dini hari.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring, sejak pukul 04.00 Wita ini dalam rangka menyikapi dinamika yang terjadi saat ini.
Ketua Bidang Komunikasi Digital DPW PKS Sulteng, Abdul Hanif, mengatakan, kegiatan diawali dengan shalat lail di rumah masing-masing, dilanjutkan zikir lalu shalat subuh di masjid yang ada di tempatnya masing-masing.
“Lalu setelah itu ketemu lagi di zoom, dilanjutkan dengan doa untuk keselamatan bangsa oleh Sekretaris Dewan Syariah, Ustadz Citrawan Kisman Djiho,” katanya.
Setelah itu, lanjut dia, nasehat dari Ketua MPW Sulteng, Ustadz Iswan Kurnia Hasan, kemudian Ketua Dewan Syariah Ustadz Nurdin Hanafi, kemudian tanya jawab, hingga selesai pukul 07.00 Wita.
Dalam nasehatnya, Kurnia Hasan, mengatakan bahwa yang terjadi saat ini, semuanya adalah bentuk cobaan yang merupakan bagian dari proses hidup manusia.
“Cobaan yang paling berat itu adalah kematian,” katanya.
Menurutnya, cobaan yang diberikan, bisa dalam bentuk kebaikan, tetapi juga akan diberikan cobaan dalam bentuk ketidakbaikan atau ketidaknyamanan.
“Acara kita subuh ini adalah bagian dari ikhtiar meminta agar Allah memberikan keselamatan untuk bangsa ini,” katanya lagi.
Ia meminta kepada seluruh kader agar tidak membuat tindakan yang justru memancing musuh.
“Jangan buat statement, komen, ciutan di media sosial, sehingga menyebabkan musuh itu mendatangi kita,” katanya.
Ia juga berharap kepada para kader agar tidak membuat tindakan yang seakan-akan menantang masyarakat.
“Buatlah ciutan komen yang mendamaikan. PKS harus hadir sebagai rahmatan lil aalamin,” katanya.
Ia juga mengutip ayat dalam QS An Nisa ayat 71, agar orang-orang beriman tetap dalam kondisi kesiapsiagan dan dalam kondisi selalu dalam kesatuan organisasi.
Olehnya, lanjut dia, langkah yang dilakukan, sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah SAW, agar seluruh kader PKS, menyiapkan perangkat untuk pengamanan pribadi, pengamanan organisasi dan pimpinan, serta membuat langkah-langkah alternatif.
“Kita harus stand by, selalu ikuti arahan pimpinan. Alat komunikasi harus selalu dalam keadaan on, dan jangan slow respons. Sebab saat ini, dinamika atau kondisi, perubahannya sangat cepat, sehingga membutuhkan resposn dan tindakan yang cepat pula,” tandasnya.
Selain Ketua MPW, turut memberikan tausiah, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW), Nurdin Hanafi dan dipandu Ketua BP2KP DPW PKS Sulteng, Rusman Ramli. ***