KENDARI – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka.
Audiensi ini berlangsung di Kantor Gubernur Sultra, dihadiri Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen.
Audiens dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menjaga kelancaran distribusi energi dan mendukung pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Pertamina Patra Niaga menyampaikan gambaran kondisi penyaluran BBM dan LPG di Sultra serta membahas penguatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, guna memastikan distribusi energi berjalan efektif, aman, dan berkelanjutan.
Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi strategis terkait tantangan distribusi di wilayah kepulauan dan daerah dengan karakteristik geografis khusus.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan penyaluran BBM dan LPG di Sulawesi Tenggara. Sinergi dengan Pemerintah Provinsi menjadi kunci agar distribusi energi dapat berjalan lancar dan memberikan dampak langsung bagi aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyambut baik audiensi tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mendukung upaya Pertamina dalam menjaga kelancaran pasokan energi. Koordinasi yang kuat diperlukan agar kebutuhan masyarakat dan sektor ekonomi di Sulawesi Tenggara dapat terpenuhi secara berkesinambungan,” ungkap Gubernur Andi Sumangerukka.
Menurut Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, audiensi ini mencerminkan komitmen Pertamina dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan distribusi energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya. ***

