Peresmian Bantuan Pemerintah Jerman, Wiwik Berharap Infrastruktur Dijaga dan Dipelihara

oleh -
Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulteng, Wiwik Jumatul Rofi'ah (kanan), saat menghadiri kegiatan acara inaugurasi penyelesaian pekerjaan rekonstruksi, di Ruang Polibu Kantor Gubernur, Selasa (26/07). (FOTO: HUMPRO DPRD SULTENG)

PALU – Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Wiwik Jumatul Rofi’ah, mewakili ketua DPRD, menghadiri kegiatan acara inaugurasi penyelesaian pekerjaan rekonstruksi satu fasilitas layanan dasar publik dan lima infrastruktur masyarakat, di Ruang Polibu Kantor Gubernur, Selasa (26/07).

Pekerjaan rekonstruksi tersebut merupakan bagian dari proyek PETRA (Programme for Earthquake and Tsunami Infrastructure Reconstruction Assistance) yang berasal dari dana hibah Pemerintah Jerman melalui KfW (Bank Pembangunan Jerman) yang dilaksanakan oleh UNDP Indonesia untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah dalam pemulihan pascabencana.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Wiwik Jumatul Rofi’ah, menyampaikan terima kasih banyak kepada Pemerintah Jerman yang telah berkontribusi luar biasa dalam penanganan pascabencana di Sulteng.

Ia berharap kepada masyarakat dan pemerintah daerah yang menerima manfaat dari bantuan Pemerintah Jerman, untuk menjaga fasilitas dan melakukan pemeliharaan infrastrukur yang sudah dibangun, seperti jembatan, rumah sakit, sekolah dan pasar.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sulteng itu berharap agar Pemprov Sulteng dan Pemerintah Jerman memiliki hubungan yang lebih erat. Tidak hanya dalam masalah bencana, tapi juga dalam hal lain seperti pengentasan kemisikinan, pendidikan, dan yang berkaitan dengan penyediaan lapangan kerja.

“Ini satu kesatuan yang harus dikerjasamakan antar Pemerintah Jerman dengan pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Dubes Jerman, H. E. Ina Lepel, juga menyampaikan terima kasih atas keramahtamahan masyrakat Sulawesi Tengah dalam menerima tim mereka.

Hari ini, lanjut dia, pihaknya meresmikan enam proyek infrastrukur dari 32 proyek yang telah dibantu.

Menurutnya, tim diberi kesempatan untuk berkunjung ke beberapa tempat yang terkena dampak langsung dari gempa bumi dan likuifaksi Tahun 2018 lalu, seperti Rumah Sakit Anutapura dan Masjid Terapung.

Ia mengaku membawa kesan dan pesan ke Jerman, bahwa masyarakat Sulteng sangat tangguh dalam menghadapi bencana

“Apa yang kami lihat menunjukan bahwa betapa dahsyatnya bencana yang menimpa Sulawesi Tengah waktu itu. Dari itulah sehingga Pemerintah Jerman dan masyarakatnya berinisiatif untuk membantu merekonstruksi infrastrukur yang terkena dampak bencana di Sulteng,” jelasnya.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura dan Wakil Gubernur, Ma’mun Amir itu juga dihadiri langsung Duta Besar (Dubes) Jerman H. E. Ina Lepel, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia Norimasa Shimomura, dan Manajer Protofolio Senior Kantor KfW di Jakarta, Olaf Goerke.

Hadir pula pejabat yang mewakili BNPB dan Bappenas, Bupati Donggala, Bupati Sigi, Wakil Wali Kota Palu, dan perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong. *