PALU – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, memimpin rapat sinkronisasi data balita, di ruang rapat Kantor Bappeda Kota Palu, Senin (04/05).
Rapat yang diikuti sejumlah organisasi perangkat Daerah (OPD) terkait itu sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dalam meningkatkan kualitas data balita, khususnya untuk mendukung program percepatan penanganan stunting.
Imelda menegaskan bahwa keakuratan data menjadi kunci utama dalam menentukan keberhasilan intervensi program pemerintah.
Oleh karena itu, kata dia, diperlukan sinergi yang kuat antarinstansi dalam pengumpulan, pengolahan, hingga pemutakhiran data.
“Sinergitas data dari Dukcapil, kemudian Dinas Kesehatan, dari Puskesmas, Faskes maupun rumah sakit. Sehingga data yang masuk ke dinas itu semuanya valid datanya, akurat. Jadi ketika kita memberikan program intervensi stunting, itu tepat sasaran semuanya,” ujarnya.
Dia menyampaikan bahwa proses sinkronisasi ini merupakan langkah awal untuk memastikan tidak adanya perbedaan data antarinstansi.
Imelda mengakui bahwa masih terdapat sejumlah data yang perlu diperbaiki dari sisi akurasi.
“Kalau target yang ingin dicapai melalui sinkronisasi data balita ini, kita kan baru mau mulai karena ternyata ada beberapa yang bukan salah, tetapi akurasi datanya belum tepat. Jadi ini masih kita olah lagi datanya,” jelasnya. ***

