PALU- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah kembali membuka Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026, sejak 15 Januari, Kamis kemarin.
Rekrutmen tersebut digelar dalam memenuhi kebutuhan organisasi Polri melalui pengembangan dan penguatan personel berbasis keahlian akademik.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan, SIPSS merupakan jalur penerimaan calon Perwira Polri bagi lulusan sarjana untuk dididik menjadi Perwira Pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).
Pendidikan tersebut bertujuan mencetak perwira memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuannya guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
“Melalui SIPSS, Polri merekrut sarjana dibutuhkan dalam profesi kepolisian agar memiliki pengetahuan, keterampilan, kemampuan, ketangguhan, serta sikap dan perilaku terpuji dalam menjalankan tugas secara profesional,” ujar Kombes Djoko Jumat.
Djoko menjelaskan, jumlah peserta didik SIPSS, sebanyak 175 orang se-Indonesia sesuai DIPA Polri. Pendidikan pembentukan dilaksanakan di Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.
“Pendaftaran dan seluruh tahapan seleksi diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah oleh Panitia Daerah (Panda) di masing-masing Polda hingga tingkat pusat oleh Panitia Pusat (Panpus) di Akademi Kepolisian Semarang,” jelasnya.
Kabidhumas menambahkan, tahapan seleksi meliputi pendaftaran online, pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, tes pengetahuan, uji jasmani, hingga sidang kelulusan akhir.
Jadwal seleksi tingkat Panda Polda Sulteng dimulai pada 15 Januari 2026 dengan pendaftaran online dan verifikasi, lalu berlanjut hingga sidang kelulusan akhir pada 10 Februari 2026.
“Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan berpedoman pada prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,”katanya.
Ia merinci persyaratan usia peserta saat pembukaan pendidikan ditetapkan maksimal 40 tahun untuk dokter spesialis, maksimal 30 tahun untuk lulusan S-2 dan S-2 profesi, serta maksimal 26 tahun untuk lulusan S-1 dan D-IV.
“Polri membuka kesempatan bagi berbagai program studi strategis, termasuk penugasan khusus di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, NTT, hingga Kalimantan Utara,” ujarnya.
Kabidhumas Polda Sulteng juga mengimbau para lulusan sarjana memenuhi persyaratan agar tidak ragu mengikuti seleksi SIPSS. Informasi lengkap terkait pendaftaran SIPSS dapat diakses melalui laman resmi https://penerimaan.polri.go.id.
“Kami mengajak putra-putri terbaik bangsa mempersiapkan diri dan mengikuti proses seleksi secara sungguh-sungguh. Seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan tanpa dipungut biaya,” pungkasnya.**

