Penanganan Banjir Bandang Touna: Ini Progres Laporan Siang Tadi

oleh -
Kondisi warga di Tojo Una-Una, pasca banjir Ahad kemarin. FOTO: Istimewa

TOUNA – Kepala pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah Yunus menyampaikan progres, per pukul 11.30, Selasa (23/1), penanganan kejadian bencana banjir bandang yang melanda Desa Mawomba, Kecamatan Tojo Barat, dan Desa Tayawa, Desa Bahari, serta Desa Lemoro, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, pada hari Ahad, 21 Januari 2024.

Banjir tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi, menyebabkan luapan Sungai Mawomba dan dampak kerusakan signifikan. Banjir bandang ini terjadi pada hari Ahad kemarin pukul 15.00, akibat sungai Mawomba meluap.

Ia mengatakan, ada pun yang terdampak banjir bandang Kecamatan Tojo Barat, Desa Mawomba, jalan trans terendam banjir , Kecamatan Tojo Desa Bahari 120 KK terdiri dari 351 jiwa. Dari 351 jiwa itu, terdiri dari anak Laki-laki 19 jiwa, anak Perempuan 48 jiwa , Bayi 3 jiwa, Balita 47 jiwa, Lansia 32 jiwa, disabilitas 2 jiwa, dan ibu hamil 4 jiwa. Selain itu di desa ini 1 unit rumah hanyut, dan sapi dua ekor hanyut.

Adapun fasilitas umum yang terdampak banjir seperti, Masjid Desa Bahari, SDN Bahari.

Untuk di desa Tayawa 244 KK terdiri dari 738 jiwa, anak laki-laki 92 Jiwa, anak perempuan 109 jiwa, bayi 10 jiwa, Balita 87 jiwa, disabilitas 87 jiwa, lansia 107 jiwa, ibu hamil 13 jiwa, 237 rumah terendam, dan 5 unit rumah hanyut.

Adapun fasilitas umum seperti, 1 masjid, 1 unit Pustu, satu unit PAUD , 1 unit TK, 1 unit SD, akses jalan Trans Malino (Morut-Tayawa) terputus dan pipa PDAM dan pipa air bersih rusak berat.

Untuk di Desa Lemoro kerusakan terjadi fasilitas umum; pipa PDAM dan pipa air bersih rusak berat.

Untuk desa Tayawa, pengungsi sebanyak 5 KK, dan terdapat korban jiwa 1 orang, usia 50 tahun.

Adapun langkah langkah yang sudah di ambil oleh BPBD Provinsi Sulteng seperti, melakukan assessment, berkoordinasi dengan aparat Desa Mawomba, Desa Bahari, Desa Tayawa, dan Desa Lemoro, berkoordinasi dengan TRC-BPBD Kab. Tojo Una-Una, pemadam kebakaran Touna, Polsek, BPBD Touna, PU Touna, Relawan BASMI melakukan penyaluran air alat berat sudah diperbantu dari Dinas PU setempat, TNI, relawan dan masyarakat melakukan pembersihan material Banjir.

“Adapun kebutuhan mendesak seperti air bersih logistik seperti makanan cepat siap saji pakaian dan selimut. Situasi terakhir saat ini air sudah surut, masih terdapat genangan air di beberapa titik, bersama-sama masyarakat terdampak dengan membersihkan rumah masing-masing. Masyarakat yang kehilangan rumah akibat banjir mengungsi di rumah ibadah Desa Tayawa dan aktifitas belajar mengajar di sekolah telah berlangsung normal,” ujar Akris Fattah.

Reporter: IRMA
Editor: NANANG