PALU – Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Pengurus Kelembagaan Desa di Provinsi Sulawesi Tengah resmi ditutup oleh Sekretaris Provinsi Novalina mewakili Gubernur Rusdi Mastura. Acara penutupan di Hotel Sutan Raja menandai berakhirnya program pelatihan 9 minggu yang dimulai sejak bulan September.

Sekprov Sulteng Novalina, dalam sambutannya, menyampaikan salam hormat dari Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan memberikan ucapan selamat kepada 5000 peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan.

“Saya berharap agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan di lingkungan kerja di desa masing-masing, sehingga menciptakan efek positif yang merata,” ujar Sekprov Sulteng Novalina, Jumat (17/11).

Novalina menekankan tiga hal tematik yang harus diperbaiki peserta dengan ilmu yang mereka bawa pulang, yaitu menyusun tapal batas desa, menata kelola dana desa, dan meningkatkan pendapatan asli desa. “Semoga dapat berkontribusi bagi penurunan kasus sengketa batas desa dan mencegah penyalahgunaan anggaran desa,” tegasnya.

Dalam keterangannya, Direktur Evaluasi Perkembangan Desa, Mohammad Noval, yang terhubung secara daring, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta. Ia berharap agar peserta memiliki komitmen dan persepsi yang sama untuk membangun desanya secara berkelanjutan, dengan harapan bahwa mereka mampu memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pembangunan di desa.

Sebagai penutup acara, Sekprov melepas tanda peserta dan menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan peserta sebagai simbol berakhirnya pelatihan yang intensif ini.

Reporter: IRMA
Editor: NANANG