PARIMO – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong peningkatan kompetensi petugas penyembelihan hewan melalui pelatihan dan sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parimo,Nurlina, mengatakan sertifikasi Juleha penting untuk menjamin proses penyembelihan hewan sesuai syariat Islam serta memenuhi standar kebersihan dan kesehatan hewan.
“Halal itu bukan hanya soal jenis hewannya, tetapi juga proses penyembelihannya harus benar, sanitasinya baik, dan tidak menyiksa hewan,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (29/4).
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini terus mendorong penerapan sertifikasi halal terhadap produk hewani agar masyarakat tidak ragu terhadap kehalalan produk yang dikonsumsi.
Menurutnya, petugas penyembelih memiliki peran penting karena menjadi bagian utama dalam rantai penjaminan produk halal.
Untuk itu, pada 5 hingga 7 Mei mendatang, pihaknya akan mengirim lima orang petugas mengikuti pelatihan dan sertifikasi Juleha di Luwuk.
“Lima orang petugas akan kami kirim mengikuti pelatihan dan sertifikasi, sebagai upaya menyiapkan tenaga penyembelih yang kompeten,” jelasnya.
Petugas tersebut berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) yakni Bambalemo dan Masigi dan nantinya diharapkan dapat menjadi tenaga terlatih yang membantu masyarakat, rumah potong hewan, maupun penyedia kebutuhan daging.
Nurlina menambahkan, keberadaan juru sembelih halal semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan sertifikasi halal pada produk peternakan dan pangan.
Ia berharap ke depan jumlah petugas bersertifikat di Parigi Moutong terus bertambah sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.

