PALU – Pelaksanaan Haul ke-58 Habib Idrus bin Salim Aljufri atau yang dikenal sebagai Guru Tua akan digelar pada 12 Syawal 1447 Hijriah, bertepatan dengan 1 April 2027. Panitia pelaksana di bawah naungan Pengurus Besar Alkhairaat telah menyusun jadwal kegiatan secara terstruktur agar pelaksanaan haul berjalan khidmat.

Kepala Sekretariat Panitia Haul ke-58 Guru Tua, Alamsyah Palenga, mengatakan bahwa rundown acara telah disusun mulai dari Festival Raudhah, pelaksanaan Rauhah, hingga puncak haul.

“Rundown acara ini telah kami koordinasikan dan insya Allah tidak akan berubah. Kalaupun ada penyesuaian, tidak akan mengurangi susunan utama yang telah direncanakan,” ujar Alamsyah.

Ia menjelaskan, Festival Raudhah akan dilaksanakan pada 28–30 Maret 2027 di sepanjang Jalan Sis Aljufri, yang saat ini menjadi kawasan wisata religi. Festival ini akan menampilkan berbagai kegiatan, seperti seni budaya religi serta pameran produk lokal masyarakat, termasuk kuliner dan produk UMKM binaan pemerintah.

“Festival Raudhah ini sudah menjadi bagian dari setiap pelaksanaan Haul Guru Tua. Selain menghibur para tamu, juga menjadi ajang kuliner dan promosi produk lokal,” tambahnya.

Selanjutnya, pada 31 Maret 2027 akan dilaksanakan Rauhah yang dipusatkan di Masjid Alkhairaat. Kegiatan ini akan diisi dengan pembacaan qiraatul kitab, tahlil, maulid, serta dzikir, yang dihadiri oleh keturunan pendiri Alkhairaat dan keluarga besar Alkhairaat.

“Pelaksanaan Rauhah insya Allah akan berlangsung lebih khidmat dan dimulai pukul 15.00 WITA hingga selesai,” jelas Alamsyah.

Puncak acara Haul Guru Tua akan digelar pada 1 April 2027 di kompleks Perguruan Alkhairaat. Rangkaian acara meliputi pembacaan Surah Yasin dan tahlil, manaqib pendiri Alkhairaat, testimoni dari murid Guru Tua, serta sambutan.

“Insya Allah pelaksanaan haul tahun ini akan berjalan lebih khidmat. Para tamu juga diharapkan dapat merasakan kenyamanan serta memahami besarnya perjuangan Guru Tua dalam membangun karakter Islami di tengah masyarakat,” tutupnya.