PALU – Panglima Garda Alkhairaat KH.Husen Habibu dalam menyikapi pernyataan Fuad Plered tehadap Sayid Idrus bin Salim Aljufri yang tak pantas, menyampaikan pada seluruh abnaulkhairaat dan pencinta Guru Tua, untuk tetap mengawal proses hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Saya sampaikan pada seluruh keluarga besar abnaul khairaat dan pencinta Guru Tua serta barisan Garda Alkhairaat dimana saja berada, agar tetap mengawal proses hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian, agar Fuad Plered benar-benar dijerat hukuman sesuai aturan negeri ini atas penghinaan yang dilakukan,” terangnya.
Guru Tua pendiri Alkhairaat sampai pada usia 96 tahun, telah memberikan kontribusi yang besar terhadap bangsa Indonesia, dimulai dari tahun 1929 dan resmi Alkhairaat berdiri sebelum Indonesia merdeka.
Jutaan kader Alkhairaat telah dicetak oleh Perguruan Alkhairaat yang didirikan oleh Guru Tua, mulai dari ulama, birokrasi, politisi, TNI, Polri, petani, pedagang, akademisi, pengusaha. Abnaulkhairaat adalah organisasi berdiri dengan landasan akhlakul karimah, mencintai keutuhan NKRI dan menetapkan Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar ideologinya,
Alkhairaat lanjut Husen Habibu, sebagai organisasi yang merawat Indonesia, karena bagi keluarga besar Alkhairat NKRI harga mati.
“Kepada pemerintah, kepolisian waspadai pernyataan kelompok dan orang orang tertentu yang menumpang tenar pada kasus penghinaan Guru Tua oleh Fuad Plered,” tandasnya.
Karena kami lanjutnya, murni membela Guru Tua, sebagai bukti kecintaan pada Guru Tua yang telah menanamkan bakti pada negeri ini dalam mencerdaskan anak bangsa.
“Kalau ada pernyataan diluar kami sebagi Abnaulkhairaat, itu urusan mereka, Alkhairaat yang tersebar di nusantara dan seluruh dunia, jangan kaitkan dan melebar pada persoalan nasab,” kata Husen.
Guru Tua tidak pernah membanggakan nasabnya, beliau hadir sebagai ulama besar, waliyullah yang sangat di junjung tinggi, dimuliakan dan sangat dihargai oleh rakyat Indonesia Timur serta Abnaulkhairaat
Maka dari itu kata Husen Habibu, kepada Presiden RI Jendral TNI (Purn) Prabowo Subianto, atas nama Abnaulkhairaat agar segera memerintahkan kepada Kapolri untuk menangkap Fuad Plered sebelum perhelatan akbar Haul Guru Tua yang ke- 57 di Kota Palu Sulawesi Tengah.
Pelaksanaan Haul Guru yang lazimnya dihadiri ratusan ribu warga Alkhairaat di seluruh Indonesia, digelar pada tanggal 12 Syawal 1446 H, di lapangan Alkhairaat Palu.
Reporter: HADY/Editor: NANANG