PALU – Melihat kondisi yang terjadi saat ini di sejumlah daerah, Panglima Garis Depan/GARDA Alkhairaat (GAL) KH Husen Habibu mengimbau, agar keluarga besar Alkhairaat dan Front Pemuda Kaili, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan.

Husen Habibu melanjutkan, daerah Sulawesi Tengah saat ini masih dalam berbenah untuk pembangunan. “Silahkan masyarakat maupun teman-teman berdemo menyuarakan aspirasinya suara hati kalian, namun menyampaikannya dengan sopan dengan tidak melakukan hal-hal yang anarkis dan provokatif,” imbaunya, Ahad (31/8).

Selain itu, sebagai anggota Badan Musyawarah Lembaga Adat di Sulteng, dirinya juga menyampaikan pada seluruh anggota DPRD tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, untuk menyerap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan mahasiswa.

Demikian pula pemerintah maupun aparat keamanan, agar menerima aspirasi yang disampaikan sebagai wujud pengayom masyarakat.

“Aksi atau demo yang dilakukan jangan sampai merusak fasilitas umum atau pun membakar, karena hal itu sangat tidak terpuji dan sudah pasti akan merugikan banyak orang,” tegasnya.

Lakukan aksi dengan baik dan damai, jangan sampai terprovokasi, yang bisa memancing sesuatu yang negatif dan bisa merugikan banyak pihak.

“Jaga Indonesia, jaga Sulawesi Tengah dan jaga Kota Palu. Sekali lagi bagi keluarga besar Alkhairaat bersama untuk menjaga negeri ini dan menjadi garda terdepan bila ada intrik-intrik atau hal-hal yang menghasut untuk mengacaukan negeri yang sama kita cintai ini,” tandasnya.