Oktober, Inflasi Kota Palu 0.05 Persen

oleh -
Kepala BPS kota Palu , GA Naser

PALU – Badan Pusat Statistik Kota Palu merilis, selama Oktober 2021, Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,05 persen.

“Inflasi Kota Palu sebesar 0,05 persen disumbangkan oleh andil positif kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,0214 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,0266 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,0558 persen, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,0288 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar
0,0058 persen,” Ujar kepala BPS Kota Palu GA Naser kepada MAL online, Senin (1/11).

Adapun kenaikan indeks harga terjadi pada kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,46 persen), kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,43 persen), kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (0,29 persen), kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,11 persen), dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan (0,09 persen).

Sementara itu, kelompok yang memberikan andil negatif adalah kelompok transportasi sebesar 0,0709 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,0197 persen.

“Sementara penurunan indeks harga terjadi pada kelompok transportasi (0,53 persen) dan kelompok pakaian dan alas kaki (0,3 persen). Sedangkan kelompok kesehatan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, kelompok pendidikan, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran pada bulan ini relatif stabil,” kata Kepala BPS Kota Palu.

Dia juga menyebutkan, pada bulan Oktober 2021 laju inflasi tahun kalender Kota Palu sebesar 1,17 persen dan inflasi year on year (Oktober 2021 terhadap Oktober 2020) sebesar 1,84 persen.

Dari 90 kota pantauan IHK nasional, sebanyak 68 kota mengalami inflasi dan 22 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sampit sebesar 2,06 persen dan terendah di Banyuwangi dan Sumenep sebesar 0,02 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 0,70 persen dan terendah di Bengkulu sebesar 0,02 persen. Inflasi Kota Palu menempati urutan ke-59 secara nasional, dan urutan ke-11 di kawasan Sulampua.

Reporter: IRMA
Editor: NANANG