PALU – Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Rustam Arifudin, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VI Wanita Islam Alkhairaat Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Almuhsinin, Senin (19/1) pagi.

Dalam sambutan Gubernur yang disampaikan Karo Kesra Rustam Arifudin, menekankan pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh persoalan akhlak, solidaritas, dan integritas. Hal tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang beradab dan bermartabat.

Ia juga menyinggung keteladanan Rasulullah SAW yang tidak hanya mengajarkan nilai-nilai akhlak, tetapi menjadi teladan itu sendiri. Menurutnya, keberkahan dalam kehidupan sosial dan kepemimpinan akan hilang apabila nilai keteladanan tidak lagi dihadirkan dalam praktik nyata.

Ia mengajak seluruh kader Wanita Islam Alkhairaat untuk terus mengambil peran strategis dalam membangun moral masyarakat, khususnya melalui keteladanan dalam keluarga dan lingkungan sosial.

Sebelumnya, Ketua Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Sulawesi Tengah, Sy. Sakinah Alhabsy, menegaskan bahwa Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VI merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi yang memiliki peran menentukan arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.

Sy. Sakinah Alhabsy menjelaskan Muswil untuk mengevaluasi program sebelumnya sekaligus menyusun rencana kerja jangka panjang yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Dalam kesempatan tersebut, Sy. Sakinah mengajak seluruh peserta Muswil untuk memanfaatkan forum musyawarah sebagai ruang diskusi yang konstruktif, saling berbagi pengalaman, serta merumuskan program-program terbaik yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Kita berharap Muswil ini menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang dapat memperkuat eksistensi Wanita Islam Alkhairaat sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VI Wanita Islam Alkhairaat (WIA), Asnidar, melaporkan peserta Muswil terdiri atas ketua, sekretaris, pengurus bidang organisasi, serta perwakilan Wanita Islam Alkhairaat dari 13 kabupaten/kota se Sulteng.

Adapun tema kegiatan musyawarah wilayah ini yakni, Dengan Akhlak Kita Tingkatkan Solidaritas dan Integritas Bersama Wanita Islam Alkhairaat.