SIGI– Muhammad Lutfi, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Organisasi Pecinta Alam Dolo (PALADO) periode 2026, pada Musyawarah Besar (MUBES) ke-V Tahun 2026 berlangsung di Polibu Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, mulai, 14 sampai dengan 17 Februari 2026.

Muhammad Lutfi meraih suara terbanyak mengungguli dua rivalnya, yakni  Rifal dan  Rizky Syafara, sehingga berhak menjadi Ketua Umum PALADO setahun kedepan.

Dalam sambutannya, Ketua umum terpilih Muhammad Lutfi, menyampaikan terimakasih atas kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai ketua umum PALADO dan menyadari bahwa amanah tersebut, tidaklah mudah untuk dijalankan.

Olehnya Ia meminta dukungan kebersamaan dan semangat gotong royong dari seluruh anggota dan membawa PALADO tersebut menjadi organisasi lebih solid dan bermartabat.

“Kedepan kita fokus memperkuat konsolidasi internal, membangun komunikasi terbuka dan transparan dan tentu saja memastikan setiap anggota merasa memiliki dan menjadi bagian penting organisasi ini, organisasi PALADO harus menjadi rumah besar nyaman, inklusif dan penuh semangat solidaritas dan persaudaraan,” bebernya.

Lanjut Lutfi, kita juga mendorong program-program pemberdayaan anggota, memperluas jejaring kerja sama, serta menghadirkan kegiatan sosial, memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Organisasi ini harus hadir, bukan hanya dalam struktur, tetapi dalam aksi dan kontribusi nyata. Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal kebangkitan baru. Dengan semangat Bersatu, Berkarya, dan Berdaya, kita wujudkan organisasi PALADO  kita cintai menjadi  semakin kuat dan diperhitungkan,” tutupnya. 

Pembukaan MUBES ke-V berlangsung khidmat dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars PALADO yang aransemen musiknya telah digarap oleh grup musik punk ternama, Marginal.

Kegiatan pembukaan dihadiri langsung oleh perwakilan Dewan Pendiri, Sahbib dan Hariman Jaya, perwakilan Badan Pengawas Organisasi (BPO) Hajalia Somba, serta Kepala Desa Kotapulu, Jumadi.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kotapulu menyampaikan apresiasi atas eksistensi Organisasi Pecinta Alam Dolo yang dikenal dengan PALADO yang hampir memasuki usia 30 tahun.

Ia menilai Organisasi PALADO sebagai salah satu organisasi pecinta alam, hingga saat ini tetap solid dan konsisten, bahkan menjadi salah satu organisasi  paling dikenal di Kabupaten Sigi bahkan di Sulawesi Tengah.

“Organisasi ini terus berkembang maju dan eksis dalam berbagai aktivitas kepencintaalaman, lingkungan, dan sosial kemanusiaan. Organisasi PALADO juga dikenal aktif mencetak atlet-atlet muda, khususnya di cabang olahraga panjat tebing. Ini tentu tidak terlepas dari peran penting para pendiri, senior, dan kepengurusan mampu menjaga ritme organisasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan Organisasi PALADO memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter remaja dan pemuda di wilayah Kecamatan Dolo khususnya di Desa Kotapulu.

Menurutnya, PALADO telah menjadi mitra penting pemerintah desa dan pemerintah daerah Kabupaten Sigi dalam berbagai kegiatan, khususnya di bidang pelestarian lingkungan dan pembinaan kepemudaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman Organisasi PALADO. Secara pribadi, saya juga banyak belajar dari senior-senior PALADO, juga menjadi senior saya dalam berbagai hal. Saya berharap ke depan PALADO tetap menjadi mitra kerja pemerintah desa dalam menjalankan program-program pembangunan,” tambahnya.

Melalui Musyawarah Besar ke-V tersebut, membahas sejumlah agenda penting organisasi terbagi dalam tiga sidang pleno, yakni Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan periode sebelumnya, Pembahasan dan penetapan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis Besar Haluan Kerja Organisasi (GBHKO) dan agenda Pemilihan 5 orang Badan Pengawas Organisasi (BPO) serta Pemilihan Ketua Umum Organisasi PALADO.

Proses musyawarah berlangsung dinamis dengan berbagai perdebatan cukup alot antar peserta. MUBES dihadiri anggota tetap dari angkatan I hingga angkatan IV, sementara angkatan V masih berstatus anggota muda terlibat sebagai panitia serta peserta peninjau bersama anggota kehormatan.

Pada hari terakhir Musyawarah ke-V,  forum terlebih dahulu menetapkan lima orang BPO yang terpilih, yakni Muhammad Ramdhan, Muhammad Syafaat, Renaldi, Ardiansyah, dan Moh. Ikbal.

Selanjutnya, dilakukan penjaringan dan pemilihan Ketua Umum diikuti tiga kandidat, yakni Rifal, Rizky Syafara, dan Muhammad Lutfi.**