PALU – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak para alumni dan pesrta wisudawan/wisudawati Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama untuk menjadi Problem Solver, dalam rangka membantu pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan.
“Dengan sumber daya yang memadai, serta lulusan yang berkompeten serta memiliki modal moral dan intelektual yang kuat, maka lulusan UIN Datokarama untuk menjadi solusi atas berbagai problematika sosial yang kompleks di tengah masyarakat,” ucap Mensos RI Gus Ipul dalam orasi ilmiah pada Wisuda Ke-46 Sarjana, Magister, dan Doktor UIN Datokarama, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin.
UIN Datokarama Palu secara resmi mengukuhkan lulusan sebanyak 498 wisudawan/wisudawati sarjana, magister dan doktor, pada Wisuda Ke-46 semester ganjil tahun akademik 2026/2026. Wisuda tersebut dihadiri oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf.
Di hadapan para wisudawan/wisudawati, Mensos mengatakan bahwa, hari ini kalian adalah bagian dari generasi terdidik Indonesia. Namun di luar sana, masih banyak saudara sebaya Anda yang belum mendapat kesempatan yang sama. Karena itu.
“Maka pada kesempatan ini saya ingin mengajak saudara-saudara bisa menjadi problem solver, menjadi jembatan antara negara dan masyarakat, serta menjadi agen perubahan yang Tangguh,” imbuhnya.
“Kita tidak hanya sedang menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi kita sedang menyiapkan masa depan bangsa. Jika kemiskinan adalah rantai, maka pendidikan adalah kunci, dan hari ini saudara-saudara telah memegang kunci tersebut,” ujar Gus Ipul.
Menurut Mensos Gus Ipul, Indonesia Emas tahun 2045, tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat hari ini, tetapi siapa yang kita siapkan untuk hari esok.
“Semoga ilmu yang saudara miliki tidak hanya membawa keberhasilan pribadi, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya.
Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir mengemukakan UIN Datokarama dengan segala sumber daya yang dimiliki termasuk para alumni, hadir di tengah masyarakat sebagai pembawa solusi.
“UIN Datokarama berkomitmen kuat terlibat aktif dalam kehidupan social,” ujar Rektor.
Oleh karena itu, Rektor meminta para alumni hadir di tengah masyarakat dan ambil peran strategis untuk penyelesaian masalah kemiskinan.
“Setiap lulusan memiliki ruang untuk untuk berkontribusi. Ambil peran dalam lingkungan masing – masing, bangun kolaborasi, dan dorong perubahan yang membawa kebaikan,” demikian Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman.***

