Lulusan Kedokteran Unisa tak Bisa Lanjut S2? Rektor: Itu Isu Menyesatkan

oleh -
Rektor Unisa Palu, Dr. Umar Alatas

PALU – Pihak Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu menyayangkan adanya isu yang menyebut bahwa lulusan Fakultas Kedokteran di perguruan tinggi tersebut tidak bisa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Isu yang menyebar di media sosial itu dianggap menyesatkan dan merugikan perguruan tinggi pertama di Sulawesi Tengah tersebut.

Rektor Unisa Palu, Dr. Umar Alatas, S.Pi, M.Si, mengatakan, isu itu sengaja dihembuskan pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Buktinya, kata dia, saat ini ada beberapa lulusan Fakultas Kedokteran Unisa Palu yang sedang menjalani pendidikan pascasarjana dan spesialis di beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia.

“Saya cukup menjawabnya dengan data. Saat ini ada alumni kedokteran Unisa yang sedang melanjutkan pendidikan di luar. Tahun ini alumni kita ada diterima di Unhas, pertama Muhammad Nofal Farlan dan kedua Muhammad Fikri Mahmudin,” ungkap Umar Alatas, Rabu (29/06).

Muhammad Nofal Farlan, kata Umar, sedang melanjutkan ke prodi anastesiologi, sementara Muhammad Fikri Mahmudin mengambil spesialis Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan. Keduanya menempuh studi di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Selain itu, ada juga alumni Unisa atas nama Octavianna Bekti Rahayu yang baru saja dinyatakan lulus untuk menempuh Pendidikan Dokter Spesialis Bedah di Universitas Mulawarman.

“Kita juga ada data bahwa alumni kita diterima di beberapa tempat, baik PNS maupun di kepolisian. Ini gambaran tetang Fakultas Kedokteran di Unisa,” lanjut Umar.

Dia mengakui, setiap tahun ajaran baru, isu miring tentang Unisa Palu selalu saja muncul. Isu lain yang muncul menyebut bahwa Unisa Palu akan tutup.

“Dan faktanya tidak demikian,” tegasnya.

Menurut dia, setiap tahun pihaknya sudah melaporkan pihak-pihak yang menjatuhkan Unisa Palu itu ke pihak kepolisian. Namun karena penyebar isu itu menggunakan nama anonim, maka selalu susah untuk diungkap.

“Kami berharap pihak kepolisian menertibkan akun-akun media sosial seperti ini agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tandasnya.

Saat ini, Unisa Palu sedang melakukan pengembangan, yakni menambah sejumlah fakultas dan program studi agar perguruan tinggi itu bisa bersaing dengan yang lain. (RIFAY)