POSO – Sahabat PROPOSOKU resmi meluncurkan Koperasi Serba Usaha (KSU) sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian ekonomi alumni PROPOSOKU sekaligus membuka ruang partisipasi bagi masyarakat umum, Sabtu (7/2).
KSU Sahabat PROPOSOKU merupakan bagian dari program Lembaga Penguatan Masyarakat Sipil (LPMS) Sulawesi Tengah yang secara konsisten mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Pembina PROPOSOKU, Budiman Maliki, menegaskan bahwa KSU ini tidak dirancang semata sebagai lembaga simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi dikembangkan sebagai pusat distribusi dan penitipan produk, terutama hasil usaha kuliner alumni PROPOSOKU maupun pelaku UMKM lokal lainnya.
“Khususnya produk kuliner milik alumni PROPOSOKU dan pelaku usaha lokal. KSU ini kami dorong menjadi rumah bersama bagi produk komunitas,” ujar Budiman.
Menurutnya, kehadiran KSU Sahabat PROPOSOKU menjadi jawaban atas persoalan klasik yang kerap dihadapi pelaku usaha kecil, mulai dari keterbatasan akses permodalan hingga sempitnya jaringan pemasaran.
“Melalui koperasi ini, anggota didorong untuk saling menguatkan dalam satu ekosistem ekonomi bersama,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Direktur LPMS Sulteng, Endriati Nur. Ia menyebut, selain menyediakan layanan keuangan, KSU diharapkan mampu memperluas jejaring usaha, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta membuka akses pasar yang lebih luas.
“Produk yang dipasarkan di KSU ini tidak hanya milik anggota. Masyarakat umum juga bisa menitipkan produknya,” jelas Endriati.
Peluncuran KSU Sahabat PROPOSOKU disambut positif oleh para alumni dan masyarakat.
Mereka menaruh harapan besar agar koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, sekaligus ruang kolaborasi yang melahirkan wirausaha-wirausaha baru di daerah.
Dengan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan anggota, Sahabat PROPOSOKU optimistis KSU ini akan tumbuh menjadi pilar ekonomi komunitas yang tangguh dan berkelanjutan.

