Level PPKM Semua Daerah di Sulteng Menurun, Gubernur Minta Segera Sekolah Tatap Muka

oleh -

PALU, – Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura meminta agar, Dinas Pendidikan Provinsi, dan para kepala daerah di Sulawesi Tengah untuk segera melaksanakan sekolah tatap muka dengan berpedoman pada SKB 4 Menteri.

“Kegiatan ekonomi masyarakat telah dibuka namun tetap berpedoman pada protokol kesehatan dan aturan pelaksanaan protokol kesehatan,” imbau Rusdy, Selasa (21/9).

Sikap itu diambil Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 44 Tahun 2021, tanggal 20 September 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. 

Berdasarkan Instruksi Mendagri bahwa, Kabupaten Sigi dan Morowali ditetapkan pada kategori PPKM Level 2, yang selanjutnya untuk Kabupaten Poso dan Kota Palu juga turun yang semula Level 4 ke Level 3 termasuk Kabupaten lainnya.

Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura mengapresiasi Kabupaten Sigi dan Morowali yang saat ini turun kategori PPKM Level 2. Bersamaan itu juga mengapresiasi Kabupaten lainnya termasuk Kota Palu yang turun menjadi kategori PPKM Level 3.

Melihat kondisi tersebut, pria yang akrab disapa Cudy juga memberikan apresiasi kepada para Bupati, Wali Kota Palu, satgas covid-19, TNI-Polri dan unsur terkait lainnya atas kerja keras dan sinergitas yang tinggi, sehingga penanganan covid -19 dapat memberikan hasil yang baik dan saat ini, terjadi penurunan kasus covid yang sangat drastis.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, para awak media, civitas kampus yang memberikan dukungan untuk mematuhi protokol kesehatan, sehingga kondisi penyebaran covid di Sulawesi Tengah menurun drastis,” ucapnya

Dirinya berharap, agar masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan, walaupun sudah terjadi penurunan PPKM di Kabupaten/Kota di wilayah Sulawesi Tengah.

Reporter: Irma/Editor: Nanang