DONGGALA – Korban banjir di Desa Wani II, Kecamatan Tanantovea, membutuhkan bantuan mulai dari makanan cepat saji, air bersih,sembako, hingga pakaian layak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Donggala, Abdul Muin, mengatakan, semua pakaian dan keperluan memasak hanyut bersama rumah mereka saat banjir, Ahad (11/01) pagi.
“Saat ini warga butuh logistik berupa sembako, air minum dan pakaian layak,” katanya, Senin (12/01).
Menurut Abdul Muin, Desa Wani II salah satu desa terparah yang diterjang banjir bandang. Rumah warga terdampak berada di dataran rendah tepat di bantaran sungai Wani yang meluap.
Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga mengonsumsi air kemasan bantuan dari para relawan maupun bantuan dari Pemkab Donggala.
Banjir bandang menghanyutkan tiga rumah warga di Desa Wani 2. Banjir bandang itu terjadi Ahad siang, setelah lima jam diguyur hujan yang mengakibatkan sungai Wani II meluap hingga ke kawasan padat penduduk dengan ketinggian air mencapai 2 meter.
Berdasarkan data BPBD Donggala, selain banjir bandang di desa Wani 2, juga terjadi banjir bandang di desa Labuan Kungguma, Sumari, Kelurahan Ganti, dan Limboro. Sebanyak 16 KK terdampak, dilaporkan tiga rumah warga hanyut, dan dua jembatan putus..

