PALU – Koperasi Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Nokilalaki Trans Perkasa di bidang perbengkelan.

Penandatanganan berlangsung di lantai dua Gedung Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Jalan SIS Aljufri, Kota Palu, Ahad (24/5) sore.

Ketua Koperasi HPA, Hasir, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari sejumlah program yang telah disusun pihaknya untuk memperkuat sektor ekonomi organisasi.

“Dari sekian banyak program yang sudah kami susun di Koperasi HPA, kami sepakat memulai kerja sama dengan PT Nokilalaki Trans Perkasa di bidang perbengkelan,” ujar Hasir.

Ia menambahkan, dalam 20 hari ke depan pihaknya menargetkan sedikitnya enam mitra lain akan menandatangani MoU dengan Koperasi HPA. Selain itu, peluncuran resmi koperasi juga direncanakan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.

Hasir menyebutkan, fokus kerja sama berikutnya akan diarahkan pada sektor perikanan dan beberapa bidang usaha lainnya, termasuk penjajakan dengan sejumlah perusahaan.

Sementara itu, pimpinan PT Nokilalaki Trans Perkasa, Ikbal, mengatakan kerja sama tersebut berawal dari diskusi mengenai potensi ekonomi Kota Palu, khususnya di sektor otomotif dan perbengkelan.

Menurutnya, data Samsat Kota Palu menunjukkan adanya sekitar 600 unit mobil baru setiap bulan, di luar kendaraan bekas, serta sekitar 1.500 unit sepeda motor per bulan.

“Perputaran kendaraan di Kota Palu cukup besar. Tinggal bagaimana kita mengambil bagian dari peluang tersebut,” kata Ikbal.

Ia berharap kerja sama itu dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, termasuk kontribusi terhadap PB Alkhairaat.

Ketua Umum Himpunan Pemuda Alkhairaat, Ansyar, mengatakan gagasan penguatan ekonomi organisasi lahir dari kebutuhan membangun kemandirian di tubuh HPA.

“Ini baru satu langkah awal. Masih ada beberapa kerja sama lain yang sedang dipersiapkan,” ujarnya.

Menurut Ansyar, HPA juga tengah mempersiapkan Musyawarah Nasional (Munas) serta menjajaki kerja sama dengan pemerintah daerah dan pengusaha di berbagai sektor usaha.

Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat, Djamaludin Mariadjang, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai sektor perbengkelan memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikelola dengan pelayanan yang baik.

“Kerja sama bengkel ini adalah gagasan yang luar biasa. Yang terpenting adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Djamaludin.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas.