PALU- Komando Militer (Kodam) XXIII/ Palakawira melaksanakan program pembangunan jembatan sebanyak 2.200 di wilayah Sulawesi tengah (Sulteng). Sebagai penunjang dan akses ekonomi bagi warga daerah terpencil.

“Ada 2.200 jembatan harus dibangun di wilayah kita ini.Pembangunannya direncanakan pekan kedua Februari,” kata Pangdam XXIII Palakawira Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar pada silaturahmi dan olahraga bersama Pangdam XXIII Palakawira dengan insan media, di Makodam Palakawira XXIII, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Palu, Selasa (26/1).

Ia menjelaskan, pada kondisi masyarakat di daerah terpencil, terdapat anak-anak harus basah sepatu dan pakaiannya bila ke sekolah. Bahkan ada pula tidak sekolah karena tidak ada jembatan.

Olehnya kata dia, setiap Korem ditargetkan menyelesaikan 10-15 jembatan, mencakup jembatan gantung, armco atau jembatan beton sesuai kondisi geografis lapangan.

“Saat ini program pembangunan jembatan memasuki tahap persiapan, termasuk pelatihan personel di Jakarta serta pelatihan internal tingkat korem dan kodim. Setiap tim sekitar 20 orang, dan 12 orang di antaranya masyarakat dilibatkan,” ujarnya.

Selain melakukan program pembangunan jembatan kata dia, pihaknya juga sedang melakukan pencetakan sawah baru.

“Kami sekarang sedang ada program cetak sawah. Tahap 1 ada 3.000 Hektar,  kemudian tahap 2 juga 3.000 hektar dari Kementerian Pertanian. Sebenarnya lebih dari itu, tetapi mungkin karena prosesnya perlu kami evaluasi, ya mungkin nanti di tahap ketiga kita akan berupaya lebih baik lagi sehingga bisa lebih masif,” ujarnya.***