PALU — Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Dr. H. Mohsen Alaydrus, resmi melantik Pengurus Komisariat Wilayah (Komwil) Alkhairaat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ahad (11/1). Pelantikan Komil Alkahiraat Sulut itu turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Syarifah Syaikhun bin Abdillah Aljufri.
Dalam pelantikan tersebut, HS. Mohsen Alaydrus menegaskan bahwa kepengurusan Komwil Sulawesi Utara yang baru harus mampu memperkuat peran Alkhairaat sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan. Ia berharap pengurus dapat melanjutkan perjuangan Habib Idrus bin Salim Al-Jufri, dengan memperluas manfaat Alkhairaat di tengah Masyarakat.
“serta menjaga nilai keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat” ujar Ketum PB Alkhairaat.
Ketua Umum PB Alkhairaat juga mendorong pengurus Komwil Sulut untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Pelantikan Komwil Alkhairaat Sulawesi Utara tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Lukman Lapadengan, pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menilai pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mempertegas komitmen melanjutkan nilai-nilai perjuangan Guru Tua dalam membangun umat dan masyarakat. Alkhairaat disebut sebagai salah satu pilar penting peradaban yang berkontribusi besar di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan arah kebijakan pembangunan Sulawesi Utara tahun 2026 yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni penguatan sumber daya manusia, pengembangan sektor agrobisnis, dan pariwisata berkelanjutan. Pemerintah berharap Alkhairaat dapat berperan aktif, khususnya dalam membentuk SDM yang unggul, berintegritas, dan berlandaskan nilai spiritual.
Selain itu, dalam sambutan itu, Alkhairaat juga diharapkan dapat berkolaborasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas serta menjaga harmoni dan kerukunan umat beragama, sehingga Sulawesi Utara tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif bagi pembangunan serta pariwisata.
Dalam rangkaian kunjungannya ke Sulawesi Utara, Ketua Umum PB Alkhairaat juga meresmikan Gedung Pondok Pesantren Raudhatul Athfal dan Madrasah Diniyah Alkhairaat Melendeng, serta melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Alkhairaat Tahfizul Quran Jawa Tondano (Jaton), MA Alkhairaat Jaton, dan MI Alkhairaat Jaton yang telah berdiri sejak tahun 1960.

