PARIMO – Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Parigi Moutong (Parimo), Zulfinasran, menekan lonjakan harga pangan dan Elpiji 3 Kilogram yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang beredar di pasaran.

“Apabila terdapat pelanggaran penjualan dipasaran segera laporkan ke layanan aduan dan Hotline yang tersedia di Media Sosial Dinas Kominfo Parimo,” ungkap Zulfinasran, saat melakukan safari Ramadhan di Desa Purwosari, Sabtu (07/03).

Sekretaris Daerah Parimo itu mengatakan, Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemda Parimo yang dilaksanakan setiap tahun, yang merupakan langkah dalam meningkatkan tali silaturahmi dengan masyarakat dan memberikan siraman rohani sebagai wujud pendekatan Pemerintah dengan Masyarakat.

“Beberapa Poin penting dalam sambutan Bupati Parimo di antarnya Pemda terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Kerjasama strategis antara pemerintah propinsi, pemerintah daerah dan Pengusaha membuat Ekspor Durian berhasil dilakukan,” jelasnya.

Menurut dia, Apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjaga kondusifitas selama bulan Ramadhan, Pemda Parimo terus memerkuat upaya pencegahan, penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Selain itu, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta Mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menambahkan, Pemda Parimo juga menyalurkan Bantuan Pangan kepada masyarakat Desa Purwosari sebagai bentuk pengendalian Inflasi.