Kemensos Pecat Tiga Pendamping PKH di Parimo

oleh
Kadis Sosial, MS Tombolotutu didampingi Sekdis, Kabid Linjamsos serta Koordinator Kabupaten PKH tengah melakukan konferensi pers atas pemberhentian tiga pendamping PKH Kecamatan Tinombo Selatan. (FOTO : MAWAN)

PARIMO – Kementrian Sosial mengeluarkan surat pemberhentian kepada tiga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

“Pemecatan dilakukan berdasarkan investigasi dari laporan masyarakat, bahwa penbdamping itu melakukan pelanggaran kode etik, yakni memegang kartu keluarga penerima manfaat,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Parimo, MS Tombolotutu, Jum’at (05/06).

Kadis menuturkan, pemecatan itu dikuatkan dengan terbitnya keputusan DIrektur Jaminan Sosial Kemensos tentang pemberhentian petugas pelaksana PKH tahun 2020. Mereka adalah saudara berinisial SD dengan nomor 353/SK/3.4/KP.06.03/6/2020, Inisial SC 354/SK/3.4/KP.06.03/6/2020, kemudian inisial F 355/SK/KP. 06.03/6/2020.

MS Tombolotutu mengatakan, selain SD, SC dan F, pihaknya juga mengeluarkan surat teguran kepada empat orang yang melakukan pelanggaran ringan.

Atas kejadian itu, MS berjanji akan melakukan investigasi secara menyeluruh ke semua daerah di Parimo, termasuk di Kecamatan Palasa, Tinombo hingga Tomini.

Meski demikian, dia mengimbau kepada masyarakat agar terlibat aktif, melaporkan kepada pemerintah jika menemukan terjadi pelanggaran kode etik kepada pendamping PKH.

“Saya berharap apabila adanya kasus yang sama ditemukan oleh masyarakat agar dapat berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan yang kemudian membuat laporan secara tertulis kepada pihak Dinsos,”. tandasnya.(MAWAN)

Iklan-Paramitha