POSO – Keluarga korban kasus penembakan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang terjadi di Desa Lape Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso, mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Poso.
Kedatangan keluarga korban didampingi kuasa hukumnya, meminta keterangan terkait penanganan kasus yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan.
Ada kekhawatiran dari pihak keluarga korban kalau kasus ini ditutup-tutupi. Namun, setelah kuasa hukum korban, Natsir Said, berkoordinasi dengan pihak Satreskrim Polres Poso, ternyata Polisi tidak tinggal diam dan berupaya untuk membongkar fakta-fakta kejadian.
“Alhamdulillah kedatangan kami diterima dengan baik oleh pihak Polres Poso. Mereka memberikan sejumlah berkas-berkas terkait perkembangan kasus tersebut,” ungkap Natsir kepada sejumlah media di Poso, Rabu (28/5).
Lanjut Natsir, sejumlah berkas yang diterimanya, berupa Laporan Polisi (LP) Model A, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).
“Untuk sementara laporan otopsi dan uji Balistik masih berproses, sehingga kami belum bisa mendapatkan hasil laporannya,” jelasnya.
Namun demikian, Natsir menganggap bahwa Polres Poso sangat koperatif dengan pihak keluarga korban.
“Bahkan, beberapa hari sebelumnya, Kapolres Poso mengundang langsung pihak keluarga korban, menyampaikan progres-progres tentang penyidikan kasus tersebut,” ungkapnya.
Meski dari pihak Polres Poso belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut, namun para wartawan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Kapolres atau pejabat terkait.
Reporter : Ishaq Hakim
Editor : Yamin

