PARIMO – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Trans Sulawesi, tepatnya di Dusun V Desa Lambunu, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), sekitar pukul 10.00 WITA, Kamis (29/1).
Insiden yang melibatkan sepeda motor dan mobil tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal diketahui bernama Ijan Stura (33), pengendara sepeda motor Yamaha Mio M3 bernomor polisi DN 4770 PH. Ia terlibat tabrakan dengan mobil Suzuki Carry bernomor polisi DM 8075 DD yang dikemudikan Jonli Ruitang (32).
Kasi Humas Polres Parimo, IPTU Arbit, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang melaju dari arah barat ke timur diduga tidak terkendali. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas mobil Suzuki Carry sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
“Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.
Korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya patah tulang rusuk kanan, patah kaki kanan, luka robek pada pelipis kanan, serta luka lecet di beberapa bagian tubuh. Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Lambunu II untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
Sementara itu, pengemudi mobil Suzuki Carry dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta. Sepeda motor mengalami kerusakan berat, sedangkan mobil mengalami kerusakan ringan.
IPTU Arbit mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Ia menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas kerap terjadi akibat kelalaian dan kurangnya kewaspadaan pengendara.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan di jalan raya,” tegasnya.
Pihak kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, mulai dari pengamanan TKP, pendataan korban dan saksi, pengamanan barang bukti, hingga pemberian pertolongan awal.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden lalu lintas di jalur Trans Sulawesi dan kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berakibat fatal.

