PALU – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, secara simbolis menanam bawang merah di lahan milik petani Petobo, Suwandi, Senin (12/01).

Imelda menyampaikan syukur atas terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dengan Kelompok Tani Mandiri yang ada di Kelurahan Petobo.

“Sebenarnya di sini ada sekitar 20 hektare lahan yang bisa ditanami berbagai tanaman hortikultura, termasuk bawang merah. Pak Suwandi sebagai petani juga memberdayakan para petani lainnya,” ujarnya

Imelda berharap, pengelolaan lahan pertanian tersebut dapat berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan bawang merah di Kota Palu dapat dipenuhi dari hasil produksi lokal.

Menurutnya, selama ini pasokan bawang merah masih banyak didatangkan dari luar daerah.

“Kita harapkan pasokan bawang merah bisa dari Kota Palu itu sendiri. Jadi tidak usah lagi mengambil dari luar, tetapi cukup dari Palu. Satu hektare itu bisa menghasilkan sekitar 10 sampai 15 ton. Bisa dibayangkan kalau lima hektare saja ditanami bawang merah,” jelasnya.

Menurutnya, langkah ini sangat strategis, terutama menghadapi bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri, di mana kebutuhan dan harga bahan pokok cenderung meningkat.

“Harga bisa kita kendalikan, khususnya terkait kebutuhan bawang merah itu sendiri,” ujarnya.

Imelda juga mengajak para petani untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Day (CFD) melalui program Jamila atau Belanja Minggu Tekan Inflasi.

Program tersebut memberikan ruang bagi petani untuk menjual langsung hasil pertaniannya kepada masyarakat.

“Di sana ada kebutuhan pokok seperti cabai dan bawang merah. Program ini sudah berjalan sekitar dua bulan dan alhamdulillah berjalan dengan baik. Masyarakat sangat antusias karena harganya di bawah harga pasar,” tutupnya. ***