Kasus Bertambah, 1 Dokter di Kabupaten Donggala Positif Corona

oleh -
Kadinkes Kabupaten Donggala, Muzakir Ladoali

DONGGALA – Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Donggala semakin meningkat, berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan.

Kasusnya telah merembet ke beberapa wilayah di daerah itu. Sejumlah desa dan kelurahan yang sebelumnya aman, akhirnya jebol juga.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, Senin (21/09), tercatat sudah 31 warga Donggala yang positif.

Terakhir yang terdeteksi dari hasil PCR sebanyak 10 orang, Ahad (20/9), 8 di antaranya telah dibawa ke RS Tambu, Kecamatan Balaesang untuk menjalani perawatan.

“Dari 10 orang pasien yang terkonfirmasi covid terakhir itu, masih ada dua yang belum mau dirawat di Rumah Sakit Tambu. Mudah-mudahan hari ini (Senin) yang bersangkutan dengan sukarela mau ke rumah sakit demi mendapat perawatan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Donggala, Muzakir Ladoali, Senin (21/09).


Menurut Muzakir, warga positif covid yang tak mau dirawat di rumah sakit itu keduanya masing-masing berasal dari Kelurahan Tanjung Batu dan Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa.

Sedangkan 8 orang yang bersedia mendapat perawatan di RS. Tambu, masing-masing dari Desa Oti, Kecamatan Sindue Tobata 5 orang, dan 3 orang dari Desa Manimbaya, Kecamatan Balaesang Tanjung.

“Satu orang di Malei (Balaesang Tanjung) adalah seorang dokter yang bertugas di Puskesmas setempat,” ungkapnya.

Selain merilis adanya 10 pasien baru terpapar covid, Muzakir juga menginformasikan adanya 8 warga Donggala yang baru kembali dari Makassar dan telah menjalani tes PCR. Satu orang di antaranya dinyatakan negatif, sedangkan 7 orang lagi masih menunggu proses pemeriksaan laboratorium kesehatan.

Ia memastikan warga yang terpapar covid itu disebabkan adanya kontak dengan warga dari luar daerah.

Karena itu, pihaknya terus mengingatkan seluruh warga Donggala agar tetap waspada dengan mematuhi protocol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Akibat meningkatnya warga positif covid utamanya di Kecamatan Banawa, Pemerintah Kabupaten Donggala bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Donggala telah memberlakukan jam malam mulai Jumat (18/9) lalu.

Jam malam berlaku mulai pukul 21.00 sampai pukul 04.30 Wita.

Reporter : Jamrin AB
Editor : Rifay