Kakanwil Kemenag Sulteng Monitoring Pelaksanaan Ujian PAT

oleh -
Kakanwil Kemenag Sulteng didampingi Kepala Kemenag Parimo, kasi pendidikan dan beberapa pejabat lainnya melakukan kunjungan di dua sekolah umum. (FOTO: mediaalkhairaat.id/Mawan)

PARIMO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) monitoring pelaksanaan ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT)  di dua Sekolah, yakni SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Parigi.

Kunjungan yang dilakukan di sekolah umum, terkait mata pelajaran agama, berupa pendidikan Agama Islam, Kristen dan Hindu.

Kepala Kemenag Parimo, Muslimin mengatakan,  dalam proses monitoring ujian tersebut, semua berjalan aman dan lancar. Sebab, ujian ini merupakan capaian terakhir bagi siswa-siswi untuk menentukan hasil dinilai mereka.

“Sebelum melakukan monitoring, Pak Kakanwil memimpin apel kesadaran sekaligus menyerahkan izin operasional kepada empat sekolah sekaligus meresmikan penggunaan pelayanan haji dan umroh terpadu,” ucapnya ditemui usai melakukan kunjungan di dua sekolah, Senin (21/03).

Selain melakukan monitoring, rombongan Kakanwil mengunjungi tiga madrasah di Parimo, MI, MTS serta MA yang berada di Yayasan Ulumuddin.

Ia menilai, Pondok pesantren sangat layak untuk melaksanakan proses belajar mengajar. Kelayakan tersebut terlihat tersedianya fasilitas sarana prasarana penunjang, hanya Ponpes ini belum lama didirikan sehingga perlu adanya sosialisasi.

“Saya melihat proses belajar mengajar di Ponpes ini sudah berjalan dengan baik, walaupun pelaksanaannya masih dibuka kelas satu dan dua,” jelasnya.

Selaku Kepala Kemenag, dirinya melihat kegigihan dan semangat pimpinan Ponpes mengembangkan pendidikan Islam harus diberikan dukungan serta support, atas dasar pihaknya juga memberikan dua guru berstatus PNS sebagai kepala MI dan MTS.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan mendukung seluruh madrasah dan Ponpes di Parimo, melakukan pembinaan agar selalu lembaga pendidikan berbasis Islami dapat berkembang dan melahirkan siswa-siswi berprestasi.

“Tidak hanya Ponpes Ulumuddin saja, tetapi seluruh menjadi tanggung jawab kementrian agama Parimo,” pungkasnya.

Reporter: Mawan

Editor : Yamin