MOROWALI -Jurnal Pemuda Morowali adalah sebuah wadah yang menyatukan berbagai komunitas di Kabupaten Morowali. Jurnal Pemuda terdiri dari banyak komunitas di dalamnya yang memiliki tujuan atau visi yang sama, yakni menjadikan daerah Kabupaten Morowali terus maju.
Beberapa komunitas yang tergabung di antaranya yaitu Teras Kata, Sekolah Senja, Sekolah Nusa, Riset dan Edukasi Lingkungan Pesisir (RELASI) dan Satu Derajat.
Koordinator Jurnal Pemuda, Winda Bestari mengungkapkan bahwa Jurnal Pemuda memiliki sejumlah kegiatan yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Beberapa program dan kegiatan yang akan dilaksanakan Jurnal Pemuda yaitu Jurnal Pemuda Explorer, Jendela Literasi dan Kelas Inspirasi”, terangnya Sabtu (20/03).
Ia menguraikan, Jurnal Pemuda Explorer adalah kegiatan edukasi, sosial dan literasi di daerah kepulauan, dengan tujuan membuka ruang atau akses wawasan dan pengetahuan bagi anak-anak kepulauan.
Menurutnya rencana kegiatan literasi akan digelar di Desa Paku, Kecamatan Bungku Selatan dan Desa Mbokita, Pulau Sombori, Kecamatan Menui Kepulauan. Waktu pelaksanaanya akan dimulai pada 1 hingga 4 April 2021.
Sasaran dari kegiatan ini adalah anak-anak setingkat SD dan masyarakat umum.
Ia juga menyebut bahwa sebelum berangkat ke pulau, saat ini mereka tengah melakukan open donasi buku, dimana hasil dari donasi tersebut akan dibawa ke pulau.
“Waktu pelaksanaannya awal bulan April,l. Sebelum berangkat ke sana, kami juga membuka donasi buku dengan batas waktu sampai 31 Maret. Donasi buku ini akan dibagikan ke anak-anak di sana,” katanya.
Winda menambahkan, sedangkan program Jendela Literasi adalah kegiatan yang berfokus untuk menyebarkan minat membaca dan menulis bagi seluruh lapisan masyarakat, demi menuju Morowali sebagai kota literasi.
Dalam program ini, Jurnal Pemuda menghadirkan mentor yang kompeten untuk mengajar terkait creative writing seperti cerpen, esai, puisi, berita, artikel atau opini.
Selain itu, program Jendela Literasi dari Jurnal Pemuda juga akan membuat lapak baca atau pojok baca dengan sasaran dari kegiatan ini adalah siswa SD, SMP, SMA dan masyarakat umum.
“Saat ini untuk kelas creative writing sudah dibentuk grup WA. Kurang lebih sekitar 40 peserta akan ikut dalam kelas menulis. Nanti akan dijadwalkan untuk pertemuan langsung dengan para peserta dan yang terakhir. Kelas Inspirasi adalah kegiatan yang menghadirkan tokoh-tokoh pemuda sebagai inspirator bagi anak-anak daerah.
Adapun teknis kegiatannya yakni berupa bincang-bincang hangat dengan memberi muatan materi leadership kepada peserta,” tutupnya.
Rep: Harits/Ed: Nanang

