DONGGALA – Jembatan utama di Desa Malei, Kecamatan Balaesang Tanjung dilaporkan putus diterjang banjir, Kamis (08/01) pagi.
Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan antar kampung di Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala.
Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Donggala, sejak dini hari.
Dilaporkan bahwa luapan banjir bersama material lumpur juga merendam rumah warga.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala, Abdul Muin, mengatakan, timnya sudah berada di lokasi dan tengah melakukan asesmen.
“Saya juga sementara dalam perjalanan menuju Balaesang Tanjung,” ujarnya.
Muin menambahkan, berdasarkan informasi sementara, dampak hujan dan banjir juga dilaporkan terjadi di beberapa desa lain, di antaranya Desa Ketong, Palau, Tondo, dan Tanampulu.
“BPBD Donggala masih terus melakukan pemantauan dan pendataan terkait dampak bencana termasuk potensi kerusakan lanjutan dan kebutuhan warga terdampak,” ucapnya.

