PALU – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, meminta para pelaku UMKM bersabar menunggu pengaturan resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menyusul difungsikannya kembali Jembatan Palu IV untuk umum sejak Jumat (13/2).
Hadianto mengatakan, Pemkot Palu tengah menyiapkan konsep penataan kawasan di sekitar jembatan agar dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa mengganggu fungsi utamanya sebagai akses transportasi.
Menurutnya, kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat street food terpanjang di Kota Palu guna memberdayakan UMKM lokal. Program ini diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian pascabencana melalui kolaborasi bersama Kadin Palu, sekaligus memanfaatkan elevated road (jalan layang) sepanjang kurang lebih lima kilometer.
Selain sebagai pusat kuliner, Pemkot juga berencana menutup jalur tersebut setiap Sabtu dan Minggu untuk kegiatan olahraga masyarakat. Warga nantinya dapat menikmati suasana Teluk Palu sambil berolahraga di kawasan yang tertata dan representatif.
“Semua akan kita bicarakan bersama OPD terkait dan kita atur dengan baik. Aset jembatan ini baru saja diserahkan oleh BPJN Sulteng, jadi jangan dulu sekarang. Kita masih akan mengatur rekayasa jalan dan lainnya,” ujar Hadianto usai menghadiri peresmian Jembatan Palu IV.
Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur tersebut sebagai aset penting pembangunan daerah. Dengan kembali difungsikannya jembatan itu, pemerintah berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, pertumbuhan ekonomi meningkat, serta sistem infrastruktur Kota Palu semakin tangguh, modern, dan berkelanjutan.

