SIGI – Di hari ke lima kegiatan Lomba Kreativitas Pramuka Penggalang dan Penegak (LKP3), Jum’at (28/10), yang dilaksnakan oleh Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sigi, masuk pada salah satu agenda penilaian perkemahan (tenda) yang dibangun oleh penegak dan pandega, yang memiliki unsur Pionering Camp.
Kemah LKP3 telah dimulai sejak 24 Oktober 2022, di Bumi perkemahan (Buper) Vatujulai Desa Kalukutinggu Kecamatan Dolo Barat.
Salah satu koordinator lomba Eka Wati Hasanudin mengatakan, penilaian perkemahan pioner ini sangat penting, di mana Pramuka Penggalang dan Penegak dituntut kreatif untuk membangun perkemahannya.
“Pada prinsipnya hampir seluruh peserta membangun tenda perkemahannya cukup bagus, namun ada unsur-unsur yang menjadi penilaian kami, diantaranya kelengkapan serta kreatifitas yang disebut Pionering Camp,” kata Eka kepada MAL Online, Jum’at di lokasi perkemahan.
Eka mencontohkan, penilaian itu pada kelengkapan yang ada ditenda seperti, P3K, alat keamanan, buku tamu serta fasilitas penunjang lainnya. Sementara unsur pionering seperti, tong sampah yang dibuat sendiri, pagar perkemahan yang disimpul menggunakan tali, serta tempat jemuran yang juga dibuat secara kreatifitas.
“Tuntutan kreatifitas dalam penilaian perkemahan pionering camp ini, masih ada sebahagian kecil yang belum memahami, dan tentunya ini menjadi pemahaman bagi pembinanya, untuk menambah pengetahuan dan pemaham soal poioner,” ujar Eka yang didampingi timnya Benny dan Asri.
Pelaksanaan LKP3 juga dilakukan lomba Jurnlis, seni dan tari serta kecakapan Pramuka dimasing-masing tingkatan. Rencana penutupan LKP3 akan dilakukan hingga Sabtu besok (29/10), sekaligus penyampaian pemenang masing-masing cabang lomba dan penyerahan piala.
Reporter: Hady
Editor: Nanang

