PALU – Mohamad Irwan Lapatta membuat keputusan mengejutkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Sigi. Mantan Bupati Sigi dua periode tersebut secara resmi menyatakan mundur dan tidak  kembali maju dalam bursa kepemimpinan maupun masuk dalam struktur kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Sigi ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Irwan saat pembukaan Musda IV Golkar Sigi berlangsung di Pemancingan Nagaya, Kecamatan Dolo, Kamis. Irwan yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Sigi memilih untuk “menepi” sejenak dari struktur organisasi partai telah membesarkan namanya.

Irwan Lapatta menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil bukan karena adanya konflik internal atau keretakan hubungan, melainkan murni atas keinginan pribadi untuk beristirahat. Ia mengaku bangga pernah memimpin dan menakhodai Partai Golkar di Kabupaten Sigi.

Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah, Muhamad Arus Abdul Karim, yang selama ini menjadi sosok inspiratif baginya. Ia juga mengaku bangga karena Musda IV Golkar Sigi dihadiri langsung oleh duet pimpinan tertinggi Golkar Sulawesi Tengah, yakni Ketua DPD I Arus Abdul Karim dan Sekretaris Jemy Hosan.

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan pengunduran diri saya sebagai Ketua Golkar Sigi. Saya mencintai partai ini, Golkar telah membesarkan saya. Namun dengan berat hati saya sampaikan kepada Ketua DPD I dan seluruh jajaran, saya menyatakan tidak maju dan untuk sementara waktu tidak  menjadi pengurus karena saya ingin istirahat,” kata Irwan dengan nada rendah hati.

Meski pamit dari kepengurusan, Irwan mengingatkan seluruh kader Golkar bahwa tantangan politik ke depan tidaklah ringan. Ia meminta seluruh anggota tetap menjaga kekompakan, kerja kolektif, serta terus menjaga basis-basis Golkar di wilayah Kabupaten Sigi demi menjaga marwah partai.

Irwan menegaskan bahwa keputusan tersebut murni keinginannya pribadi dan tidak dilatarbelakangi paksaan dari pihak manapun.

“Ini murni keinginan saya pribadi untuk berhenti sejenak. Mudah-mudahan ke depan kita bisa kembali bertemu dalam ruang-ruang politik yang sama,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Irwan secara simbolis menyerahkan surat pengunduran diri kepada Ketua DPD I Golkar Sulawesi Tengah. Menurutnya, langkah tersebut ia lakukan secara resmi dan gentleman.

“Partai Golkar melalui Ketua DPD I telah membesarkan saya. Saya memohon maaf atas hal-hal mungkin kurang berkenan selama saya memimpin. Saya sangat mencintai Golkar, namun ada hal-hal yang harus saya pikirkan lebih luas, bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk kepentingan orang banyak,” tegasnya.

Sementara , Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah, Muhamad Arus Abdul Karim, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian Irwan Lapatta selama memimpin Golkar Sigi. Menurutnya, Irwan telah menorehkan tinta emas dalam perjalanan Partai Golkar di Kabupaten Sigi.

Di bawah kepemimpinan Irwan, Golkar Sigi sukses mengamankan kursi Ketua DPRD Sigi selama dua periode berturut-turut serta memenangkan kontestasi Pilkada Kabupaten Sigi.

“Apa yang kita lihat hari ini adalah fakta kesuksesan Irwan. Atas nama DPD Partai Golkar Sulawesi Tengah, saya mengucapkan terima kasih. Meskipun Irwan saat ini tidak bersedia masuk dalam kepengurusan, saya berharap hal ini tidak ditafsirkan macam-macam,” ujar Arus.

Arus juga meminta seluruh Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Sigi untuk mengambil pelajaran dari gaya kepemimpinan Irwan yang dikenal aktif turun hingga ke akar rumput, menjaga silaturahmi dengan masyarakat, serta memiliki jiwa pengabdian terhadap partai.

Ia berharap Musda IV Golkar Sigi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas kader dan menjaga prestasi telah diraih selama ini.

Ketua Panitia Pelaksana Musda IV Golkar Sigi, Kaymudin Ponulele, melaporkan bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 16 Pengurus Kecamatan (PK). Menariknya, sejumlah tokoh politik dari partai lain juga tampak hadir sebagai bentuk dukungan moral dan menjaga silaturahmi antarpartai.

Tokoh-tokoh  hadir antara lain Samuel Pongi dari PDI Perjuangan, Azhar Notji dari PKB, serta Ardiansyah dari PAN. Kehadiran para pimpinan partai lintas politik tersebut mencerminkan kedewasaan dan harmonisasi politik di Kabupaten Sigi.

Usai pembukaan, agenda Musda berlanjut dengan tahapan pemilihan pengurus baru  menentukan arah kebijakan strategis Partai Golkar Kabupaten Sigi untuk periode mendatang.

Sebagai informasi, dukungan struktural Partai Golkar Kabupaten Sigi terhadap Mohamad Rizal Intjenae sebagai bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sigi terus menguat. Penguatan dukungan tersebut ditandai dengan penyetoran berkas pendaftaran  disertai dukungan resmi dari 16 Pengurus Kecamatan (PK) Golkar di Kabupaten Sigi. 

REPORTER : **/IKRAM