PALU – Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah menyerahkan hibah perangkat perlintasan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah sebagai bagian dari persiapan pengembangan Bandara Mutiara Sis Al Jufri menjadi bandara internasional. Serah terima dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Jalan Kartini, Kota Palu, Kamis.
Perangkat perlintasan yang diserahkan terdiri dari sejumlah peralatan pendukung operasional pemeriksaan keimigrasian, di antaranya CCTV, web kamera, perangkat fingerprint, printer, serta scanner paspor.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, mengatakan peralatan elektronik tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional pelayanan di area kedatangan dan keberangkatan bandara.
“Peralatan ini merupakan bagian dari persiapan pengembangan Bandara Mutiara Sis Al Jufri menjadi bandara internasional,” ujarnya.
Kasubag Program, Keuangan dan Aset Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Minarti Wintu, menjelaskan bahwa perangkat tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah guna mendukung operasional di area kedatangan dan keberangkatan.
“Perangkat tersebut terdiri dari enam item, di antaranya CCTV, web kamera, fingerprint, printer, dan scanner paspor yang nantinya dipasang pada dua titik area kedatangan dan keberangkatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kanim Kelas I TPI Palu, Mursalim, menyebutkan perangkat yang diserahterimakan terdiri dari enam jenis dengan jumlah berbeda, yakni VISI sebanyak lima unit, scanner paspor empat unit, printer lima unit, perangkat fingerprint empat unit, web kamera tujuh unit, serta CCTV lima unit.
Ia menambahkan, terkait pemasangan perangkat di bandara masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi.
“Kebutuhan perangkat secara keseluruhan masih akan kami lakukan pendataan kembali, karena masih terdapat beberapa data yang belum tersedia. Selain itu, kami juga masih menunggu persiapan layout dari pihak bandara sebelum dilakukan pemasangan,” ujarnya.
Kepala Subseksi Pemeriksaan Keimigrasian Kanim Kelas I TPI Palu, Oris Meditus Hulu, mengatakan masih terdapat sejumlah sarana dan prasarana yang perlu dilengkapi untuk menunjang operasional keimigrasian di bandara.
Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah masih sangat dibutuhkan, selain upaya pengajuan permohonan kepada Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian serta Direktorat Tempat Pemeriksaan Imigrasi.
“Hal ini dilakukan agar pelaksanaan tugas keimigrasian di Bandara Mutiara Sis Al Jufri nantinya dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini masih menunggu kesiapan layout dari pengelola bandara untuk proses instalasi perangkat, sekaligus arahan dari Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian terkait pemasangan server dan aplikasi perlintasan.

