PALU – Lima anggota Fraksi PKS DPRD Sulteng mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) wilayah khusus yang dilaksanakan DPP PKS.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini dibuka oleh Presiden PKS, Al-Muzzammil Yusuf, Selasa (07/04).
Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, mengatakan, sesuai dengan tema bimtek, maka seluruh anggota DPRD dari PKS, diharapkan menjadi anggota yang aspiratif, akuntabel dan melayani berbasis nilai serta memiliki etika publik.
“Seorang wakil rakyat yang aspiratif adalah anggota lembaga legislatif yang secara aktif menyerap, memperjuangkan, dan mewujudkan keinginan serta harapan masyarakat dalam kebijakan pemerintah,” katanya.
Bunda Wiwik, sapaan akrabnya, menambahkan, berdasarkan peran dan fungsinya, wakil rakyat yang aspiratif memiliki beberapa ciri-ciri utama, di antaranya menyerap aspirasi secara aktif.
“Tidak hanya menunggu laporan, tetapi terjun langsung ke masyarakat melalui masa reses atau dialog dua arah untuk mendengarkan keluhan, masukan, dan harapan warga,” katanya.
Selain itu, memperjuangkan kepentingan publik -seorang aleg PKS harus menyampaikan pokok-pokok pikiran rakyat dalam rapat-rapat, dan pengawasan jalannya pemerintahan- juga harus terbuka dan responsive.
Hal ini dimaknai dengan memanfaatkan berbagai kanal komunikasi, termasuk teknologi informasi terkini, agar masyarakat mudah menyampaikan aspirasi kapan saja.
“Harus tulus mengabdi, yakni menjalankan tugas dengan sikap amanah dan niat tulus untuk melayani masyarakat, bukan sekadar untuk kepentingan politik pribadi atau golongan. Serta mengawal hasil, yakni memastikan bahwa aspirasi yang telah ditampung benar-benar terealisasi dalam bentuk pembangunan, kebijakan yang berpihak pada rakyat, atau penyelesaian masalah di lapangan,” tandasnya.
Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin, menambahkan, menjadi anggota DPRD yang akuntabel, yakni legislator yang dapat mempertanggungjawabkan semua kerja yang dia lakukan sebagai anggota DPRD.
“Dan dalam melayani masyarakat dengan mengedepankan nilai dan etika,” katanya.
Dalam sambutan pembukaan Bimtek, Ketua Majelis Syuro (KMS) PKS, Dr Muhammad Sohibul Iman, menekankan tiga aspek pelayanan terhadap masyarakat, yakni pelayanan yang sifatnya charity, seperti memberikan bantuan sentuhan ringan seperti bantuan dana, barang, waktu kepada kelompok atau individu yang membutuhkan.
Kemudian pelayanan yang sifatnya produktif, di mana kelompok atau individu setelah dibantu menjadi mandiri. Yang juga lebih penting, adalah pelayanan dan advokasi kepentingan masyarakat agar dapat mengakses bantuan pemerintah yang lebih luas guna untuk kepentingan umum.
“KMS pun memberikan penekanan terhadap peserta bimtek karena dihadiri pula oleh ketua-ketua DPW PKS, agar dapat meningkatkan jumlah kader dan jumlah suara. Khusus yang dimaksud adalah salah satunya provinsi yang tidak memiliki anggota DPR RI,” kata Takwin, mengutip sambutan KMS di arena pembukaan Bimtek. ***

