PALU – Ikatan Alumni Bhayangkara Emas (Ikabhamas) Polda Sulawesi Tengah menggelar reuni 3 dekade pengabdian yang berlangsung meriah di Hotel Swiss-Belhotel Palu, Sabtu malam (4/4/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota, tetapi juga diwarnai kebersamaan dengan anak-anak difabel dari Rumah Merah Putih.
Reuni tersebut dihadiri berbagai angkatan anggota Polri yang tergabung dalam Ikabhamas Polda Sulteng. Suasana penuh kehangatan terasa saat para alumni berbagi cerita perjalanan pengabdian sekaligus mempererat tali persaudaraan.
Kapolda Sulteng yang diwakili Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulteng, KBP Dr. Sirajuddin Ramly, menyampaikan apresiasi kepada angkatan ke-14 Ikabhamas yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum ini penting untuk menjaga silaturahmi dan memperkuat kekompakan di antara sesama anggota.
Ia juga mengenang perjalanan angkatan Ikabhamas yang terbentuk di masa krisis ekonomi 1995–1998. Meski menghadapi situasi sulit, para alumni dinilai mampu melewati berbagai tantangan dan kini banyak yang telah menduduki posisi strategis.
“Semoga seluruh pengabdian yang telah dilakukan menjadi amal di akhirat. Hingga saat ini, tercatat 15 rekan telah mendahului kita, namun nama dan jasa mereka tetap dikenang,” ujarnya.
Pesan Kapolda, lanjutnya, agar ikatan kekeluargaan dalam Ikabhamas terus terjaga dan menjadi teladan (role model) bagi generasi muda Polri, terlebih di tengah sorotan publik terhadap institusi kepolisian saat ini.
Sementara itu, Ketua Panitia AKP Musa menjelaskan bahwa peringatan 3 dekade ini tidak hanya berfokus pada reuni, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial sebagai bentuk dukungan terhadap program Polri Presisi.
Sebelumnya, Ikabhamas telah menyalurkan bantuan sosial ke panti asuhan serta berbagi dengan penyandang disabilitas. Pada puncak acara, anak-anak difabel turut diundang hadir, bahkan diberikan ruang untuk tampil dan menunjukkan bakat mereka.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka. Bukan hanya bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang agar mereka merasa dihargai dan percaya diri,” ungkap Musa.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana berkat gotong royong seluruh anggota Ikabhamas, termasuk dukungan para istri yang tergabung dalam Moms Ikabhamas. Sebagai wujud rasa syukur, pihaknya berkomitmen untuk terus melibatkan anak-anak difabel dalam setiap kegiatan ke depan.
Dalam acara tersebut, perwakilan Kapolda Sulteng juga menyerahkan paket tali asih kepada 15 anak difabel yang hadir.
Musa turut menjelaskan sejarah terbentuknya Ikabhamas, yang berasal dari angkatan Bhayangkara Emas bertepatan dengan HUT Polri ke-50. Anggota Ikabhamas berasal dari berbagai Sekolah Polisi Negara (SPN), antara lain SPN Karombasan Manado, SPN Banjarbaru Kalimantan Selatan, SPN Batua Makassar, serta tujuh personel sepolwan.
“Jumlah awal mencapai ratusan orang, namun saat ini tersisa 129 anggota karena adanya mutasi ke berbagai daerah serta rekan-rekan yang telah lebih dahulu berpulang,” tutup Musa.

